Membuat Toko Online

Materi berikutnya untuk siswa kelas X adalah membuat toko online. Setelah menghasilkan produk berupa sablon kaos digital maka setiap kelompok diwajibkan untuk berfoto bersama hasil karya mereka. Atau mereka boleh mencari model lain untuk memamerkan hasil sablon tersebut. Foto-foto dari setiap kelompok ini selanjutnya akan menjadi model untuk produk dari toko online yang akan mereka buat. Langkah ini dimaksudkan juga untuk menghindari penggunaan karya orang lain tanpa ijin. (Di sini Guru sekaligus dapat menjelaskan mengenai UU HAKI dan bagaimana sepatutnya pencantuman sumber referensi dilakukan dalam setiap penggunaan karya orang lain).

Untuk membuat toko online pertama ini maka web engine yang digunakan adalah Blogspot. Mengapa blogspot? Karena mesin blog ini memberikan fitur gratis bagi pembuatan toko online. Sementara dengan mesin blog lainnya seperti wordpress membutuhkan persyaratan khusus berupa nama domain sendiri. Walau konon ada web hosting yang memberikan fasilitas nama domain sendiri tanpa berbayar. (Patut dicoba dulu nanti :)).

Memang banyak mesin blog dan fasilitas yang lebih digandrungi anak-anak saat ini seperti weebly dan instagram, yang seringkali dimanfaatkan oleh anak-anak sebagai toko online juga. Selain penggunaannya yang lebih mudah, dua fasilitas internet di atas itu memang lebih familiar di kalangan anak-anak seusia mereka. Jadi, tidak ada salahnya kedua layanan internet di atas itu diajarkan juga nanti.

Berikut ini adalah slide berisi teori dan panduan membuat toko online.

Sementara hasil toko online bikinan Gurunya bisa dilihat di sini :).

Semoga muridnya bisa membuat toko online yang lebih bagus dari Gurunya, bukan begitu, Nak? 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.