Monthly Archives: February 2013

Barcode

Minggu ini saya mempraktikkan penggunaan aplikasi barcode melalui telepon genggam kepada murid-murid. Sebelumnya, saya mengingatkan mereka mengenai apa itu komputer dan peranan komputer di dalam kehidupan kita. Komputer membantu manusia di jalan raya dengan lampu lalu lintasnya, membantu manusia berkomunikasi dengan telepon dan juga membantu kasir untuk mengenali sebuah barang melalui nomor kode yang disebut dengan barcode.

Barcode adalah tampilan data yang bekerja berdasarkan asas kerja digital. Masih ingatkan bahwa bilangan biner 0 dan 1 merupakan dasar dari semua sistem bilangan berbasis digital. Jika kamu perhatikan pada barcode akan tampak batang-batang baris yang terdiri dari warna hitam dan putih. Warna hitam mewakili bilangan 0 dan warna putih adalah bilangan 1. Warna hitam akan menyerap cahaya yang dipancarkan oleh alat pembaca barcode dan warna putih akan memantulkan balik cahaya tersebut.

Berikut ini adalah contoh barcode:
gambar 1
photo
gambar 2
58466_10151536866139923_680166561_n
Barcode banyak ditemukan pada produk-produk makanan, elektronik, buku, dan sebagainya. Di dalam barcode tersimpan informasi mengenai produk tersebut, seperti nama barang, tanggal produk, alamat URl, dan lain-lain.
Nah, bagaimana membaca pesan dalam barcode tersebut? Ada sebuah aplikasi pembaca barcode. Jika kamu menggunakan telepon genggam dengan sistim operasi Android, kamu dapat mengunduh aplikasi pembaca barcode ini, salah satunya adalah QR Barcode Scanner. Aplikasi ini dapat membaca pesan yang tersimpan di dalam model barcode pada gambar 2.

Berikut ini adalah langkah-langkahnya.
Pertama, unduh dan install aplikasi Qr Barcode Scanner di telepon genggammu. Selanjutnya, jalankan QR barcode Scanner.
Screenshot_2013-02-21-10-41-21 copy
Ketika aplikasi terbuka maka tersedia pilihan Scan, History, dan Create.
Screenshot_2013-02-21-10-41-56
Pada menu Scan, kamu juga dapat menentukan pilihan. Untuk melihat pesan pada sebuah barcode, pilih Scan Barcode. Tunggu sampai aplikasi selesai membaca. Berikutnya, aplikasi akan menampilkan hasil pesan yang tertera pada barcode. Sebagai contoh, lihat gambar di bawah ini.
Screenshot_2013-02-21-10-44-02
Selain membaca pesan pada barcode, kamu pun dapat membuat barcode sendiri. Informasi yang kamu tanamkan bisa berbagai macam, semisal: data pribadi, alamat URL, no telepon bahkan sebuah pesan rahasia. Caranya? Kembali ke menu utama dan sentuh pilihan Create. Jika ingin menuliskan pesan rahasia maka pilih menu Free Text. Ketikkan saja pesanmu dan tunggu aplikasi ini selesai memprosesnya. Tadaa… barcode buatanmu telah selesai. Kamu bisa mengirimkan pesan tersebut kepada teman atau gurumu. Asyikkan?

Nah, siapa yang bisa menebak pesan rahasia barcode di bawah ini? 🙂
Screenshot_2013-02-21-14-45-11

Tebak Angka 20 dan 94

Tulisan ini saya buat untuk menjawab pertanyaan Pak Joko di artikel sebelumnya dengan judul tulisan Tebak Angka.

Apakah kita bisa menebak angka 20 dan 94? Tentu saja bisa. Berikut ini urutan pengerjaannya.

1. Pertama, bayangkan urutan bilangan di bawah ini.
20
2. Beri pertanyaan: Apakah bilangan tersebut 64 atau lebih besar dari 64? Jawabnya tidak. Beri tanda 0 di bawah bilangan 64.
20-1
3. Apakah 32 atau lebih besar dari 32? Jawabnya tidak. Beri tanda 0 di bawah bilangan 32.
20-2
4. Apakah 16 atau lebih besar dari 16? Jawabnya iya. Beri tanda 1 di bawah bilangan 16.
20-3
5. Apakah 24 atau lebih besar dari 24? (24 diperoleh dari 16+8). Mengapa bilangan 24 yang disebut? Untuk setiap bilangan yang diperoleh dengan jawaban ‘Iya”, maka tambahkan ke urutan berikutnya di bilangan pangkat dua (lihat 64,32,16,8,4,2,1)
20-4
5. 24 tentu lebih besar dari angka yang ditebakkan (yaitu angka 20). Maka jawabannya adalah tidak. Beri tanda 0 di bawah bilangan 8.
20-5
6. Apakah 20 atau lebih besar dari 20? Jawabannya Pas. Karena angka 20 telah disebut. (20 diperoleh dari 16+4). Mengapa 20? Karena kita tidak mungkin menjumlah ke bilangan berikutnya (24 lebih besar dari 20, bukan? Itu artinya kita harus mundur)
20-6
7. Untuk membuktikkan jumlahkan hasil perhitungan di atas (lihat gambar).
20-7

Nah, bagaimana dengan 94? Dengan cara yang sama, silakan dicoba ya kawan-kawan.

Kisi Soal UTS TIK Kelas XI

Untuk siswa kelas XI pelajari bab mengenai Excel. Sebagai latihan kalian dapat mengerjakan soal pilihan ganda yang ada di buku paket. Berikut ini adalah beberapa catatan dan latihan yang bisa kamu pelajari untuk penulisan rumus, baik formula, fungsi statistik, dan logical condition (IF).

Penulisan rumus selalu diawali dengan tanda = (sama dengan).
Operasi hitung yang digunakan dalam Excel adalah penjumlahan, perkalian, pembagian, dan pengangkatan.
Berikut ini simbol yang digunakan dalam operasi hitung pada Excel:
() tanda kurung
^ Perpangkatan
* Perkalian
/ Pembagian
+ Penjumlahan
_ Pengurangan

Operasi hitung pada Excel memiliki tingkatan. Tingkatan tertinggi ada pada tanda kurung. Jika tidak terdapat tanda kurung, urutan pengerjaan yang lebih dulu adalah perpangkatan. Jika tidak ada tanda kurung dan pangkat, urutan pengerjaan yang lebih dulu adalah perkalian. Urutan selanjutnya adalah pembagian, penjumlahan, dan pengurangan.

Contoh:
1. Formula 3 x (5 + 4) menghasilkan nilai:
a. 27
b. 19
c. 17
d. 20

jawaban yang benar adalah: 27

2. Formula 2^3 – 5 menghasilkan nilai:
a. 8
b. 5
c. 3
d. -3

I. Gunakan gambar di bawah ini untuk menjawab pertanyaan berikut.
excel
Keterangan:
Nilai Akhir (a) diperolah dari nilai rata-rata dari ulangan pertama dan kedua yang diperoleh siswa.
Untuk Kolom Keterangan (b) diperoleh jika nilai akhir siswa lebih besar dari 75 maka hasilnya Sangat Baik, jika tidak maka hasilnya Baik.
Untuk Total Nilai (c), Nilai tertinggi (d), dan Nilai terendah (e), gunakan rumus yang sesuai.

Soal:
1. Rumus yang benar untuk menghitung a adalah:
a. =AVERAGE(C6,D6)
b. =SUM(C6:D6)
c. =AVERAGE(C6:D6)
d. =AVERAGE(C6;D6)

2. Untuk menghitung b rumusnya adalah:
a. =IF(E6>75,”Sangat Baik”,”Baik”)
b. =IF(E6>=75,”Sangat Baik”;”Baik”)
c. =IF(D6>75,”Sangat Baik”,”Baik”)
d. =IF(E6>75,”Sangat Baik”,”Baik”))

3. Formula yang benar untuk menghitung e yaitu:
a. =Min(E6:E10)
b. =SUM(E6:E10)
c. =SUM(E6,E10)
d. =Max(E6,E10)

4.Untuk menghitung Nilai tertinggi semua siswa adalah
a. =MIN(E6:E10)
b. =MAX(E6,E10)
c. =HIGHEST(E6:E10)
d. =MAX(E6:E10)

5. Total Nilai diperoleh dari …
a. =SUM(E6;E10)
b. =MIN(E6;E10)
c. =SUM(E6:E10)
d. SUM(E6:E10)

II. Gunakan gambar berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 6 sampai 10.
excel2

6. Formula yang benar untuk menampilkan data di kolom Nama Kamar (a), yaitu:
a. =IF(C5=”A”,”Suite”,IF(C5=”B”,”Executive”,”Business”)
b. =IF(C5=”A”,”Suite”,IF(C5=”B”,”Executive”,”Business”))
c. =IF(C5=”A”;”Suite”;IF(C5=”B”;”Executive”,”Business”)))
d. =IF(C5=”A”,Suite”;IF(C5=”B”,”Executive”,”Business”))

7. Jika Total Bayar dihitung dari lama tinggal dikali tarif, maka rumus yang benar adalah:
a. =IF(C5=”A”,”2000000″,IF(C5=”B”,”1000000″,”600000″))
b. =IF(C5=”A”,”2000000″,IF(C5=”B”,”1000000″,”600000″))*D5
c. =IF(C5=”A”,”2000000″,IF(C5=”B”,”1000000″,”600000″)*D5
d. =IF(C5=”A”,”2000000″,IF(C5=”B”,”1000000″,”600000″)*D5))

8. Untuk menghitung Total Seluruhnya dapat menggunakan rumus:
a. =SUM(F5:F9)
b. =SUMIF(F5:F9)
c. =SUM(F5,F9)
d. =SUM(F5;F9)

9. Total Bayar Rata-rata didapat dari:
a. =AVERAGE(F5;F9)
b. =AVERAGE(F5:F9)
c. =SUM(F5:F9)
d. =AVERAGE(F5:F10)

10. Jika Jumlah tamu diperoleh dengan merujuk pada kolom Lama Tinggal, maka rumus yang benar adalah:
a. =IF(D5:D9)
b. =COUNT(D5,D9)
c. =COUNT(D5:D9)
d. =COUNTIF(D5:D9)

Jawaban untuk masing-masing soal sebagai berikut:
1. C
2. A
3. A
4. D
5. C
6. B
7. B
8. A
9. B
10. C

Catatan:
Soal di atas adalah sekedar contoh latihan yang bisa kalian pelajari. Baca baik-baik teori yang ada di dalam buku paket. Jangan dihapal ya ^-^.

Selamat belajar, jangan mencontek dan semoga sukses 🙂

Aplikasi Iphone

Minggu ini saya memeragakan 3 aplikasi dari Iphone kepada murid-murid. Ketiga aplikasi tersebut adalah: Dragon Dictation, Word Lens, dan String. Ketiga aplikasi dapat diunduh gratis. Pengecualian untuk Word Lens, walaupun aplikasinya dapat diunduh gratis namun untuk kamus bahasa Anda harus membelinya. Sebagai uji coba saya membeli kamus Inggris-Spanyol. Siapa tahu suatu hari nanti saya bisa berkunjung ke negara ini ^_^.

1. Dragon Dictation
index
Dragon Dictation adalah aplikasi yang memungkinkan kamu untuk mendiktekan (merekam suara) dan melihat pesan teks secara langsung. Teks tersebut kemudian dapat kamu bagikan ke sosial media seperti facebook, twitter, dan juga sms serta email. Aplikasi ini dikembangkan oleh Nuance Communications, Inc.

Dragon Dictation dapat diunduh ke dalam iPhone, iPod touch, dan iPad serta yang menggunakan iOS 4 atau versi yang lebih baru. Aplikasi ini resmi diperkenalkan di Indonesia pada akhir Januari 2013 lalu.

Pilihan bahasa yang tersedia diantaranya, bahasa Inggris AS, Inggris UK dan Inggris Australia, Jepang, Mandarin, Taiwan Mandarin, Kanton, Ceko, Korea, Bahasa Indonesia, Bahasa Malaysia, Ibrani, Hungaria, Denmark, Belanda, Finlandia, Eropa dan Kanada Perancis, Jerman, Yunani, Italia, Norwegia, Polandia, Eropa dan Portugis Brasil, Turki, Rumania, Rusia, Eropa dan Amerika ,Spanyol, Slovakia, Swedia, Standard Arab, Ukraina, Vietnam, Thailand, dan Kroasia.

Dengan Dragon Dictation maka kamu tidak perlu mengetik manual, namun cukup merekam suara dan Dragon Dictation akan membuatkan teks untukmu.

Oya, untuk menggunakan Dragon Dictation diperlukan suasana yang sedikit hening agar hasil rekaman suara dapat diterjemahkan dengan baik. Jika kamu ingin menambahkan tanda baca pada teks maka harus mengucapkannya seperti ini, misal: “Kamu ada dimana tanda tanya”

Jika ucapan yang kamu ketikkan salah, jangan khawatir karena kamu dapat mengeditnya melalui fasilitas keyboarding yang ada. Masih tetap memudahkan dibanding harus mengetikkan kalimat sejak awal, bukan?

Untuk mengunduh aplikasi ini silakan ke sini.

2. Word Lens (Aplikasi Penerjemah)
wordlens
Word Lens adalah salah satu contoh aplikasi dari Augmented Reality. Aplikasi ini dapat membantu kamu menerjemahkan kata atau tulisan bahasa asing. Namun terlebih dahulu tentu saja kamu harus membeli kamus bahasa yang diinginkan. Sebagai contoh, saya membeli kamus Inggris-Spanyol. Kamus ini dapat dibeli senilai 49k IDR.

Cara menggunakan Word Lens adalah dengan mengarahkan layar smartphone ke teks yang ingin diterjemahkan. Pada layar smartphone akan tampak teks yang kita potret bergerak-gerak sampai dihasilkan terjemahan dari kata yang dimaksud. Seperti contoh gambar di bawah ini. DOS adalah bahasa Spanyol yang berarti dua.
DSC_0014
Aplikasi ini tidak memerlukan koneksi internet ketika digunakan. Saat ini Word Lens baru menyediakan 3 kamus bahasa, yaitu: Bahasa Inggris, Bahasa Spanyol, dan Bahasa Perancis.

Teknologi Word Lens bekerja seperti perpaduan aplikasi Google Goggles yang mampu mengenal teks, dengan Google Translate yang mampu melakukan alih bahasa.

Oya, berita baiknya adalah aplikasi Word Lens juga telah tersedia di Android.

Mengutip berita harian VivaNews.
“Menariknya, aplikasi ini mampu mengenali kata dan kalimat dengan grammar dan struktur kalimat yang tepat. Meski pun tidak sempurna, setidaknya alih bahasa yang dilakukan mudah dipahami.”

Nah, mari belajar bahasa asing dengan cara mudah dan menyenangkan.

3. String
string
String adalah aplikasi dari teknologi Augmented Reality. Setelah aplikasi ini diunduh maka pada layar String akan tampak halaman situs yang berisi gambar-gambar yang dapat dicetak. Selanjutnya, kamu dapat mengarahkan layar smartphone ke gambar. Lalu, lihatlah apa yang terjadi. Selain dicetak gambar-gambar tadi pun dapat langsung diakses melalui komputer dengan terlebih dahulu mengunduh koleksi gambar yang ada pada situs yang telah disediakan.
DSC_0011
Selain String, ada banyak aplikasi Augmented Reality yang dapat kamu unduh. Silakan mencari dan temukan keajaiban dari teknologi gabungan dunia nyata dengan dunia digital.

Kumpulan gambar dari aplikasi String dapat diunduh melalui situs mereka di sini.

Di sini saya ingin memberi pemahaman kepada siswa apa yang mereka khayalkan dan mereka angankan tentang teknologi masa depan, sesungguhnya berawal dari konsep-konsep sederhana yang ada saat ini. Dan melalui berbagai tahapan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan maka manusia terus belajar untuk mencari cara memudahkan kehidupan mereka. Karena itulah teknologi diciptakan, untuk memberikan kemudahan kepada manusia.

Break The Code

Masih dengan bilangan biner. Permainan lainnya adalah Break The Code, memakai istilah yang digunakan oleh salah seorang murid. Jika minggu lalu adalah binary numbers maka minggu ini materinya adalah binary letters.

Sebelumnya, ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter “|”. Ia selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 7 bit. Namun, ASCII disimpan sebagai sandi 8 bit dengan menambakan satu angka 0 sebagai bit significant paling tinggi. (sumber: dari sini).

Mengetahui kode-kode ASCII sangat bermanfaat misalnya untuk membuat karakter-karakter tertentu yang tidak ada di keyboard. Dalam sistem operasi Windows dan MS-DOS, pengguna dapat menggunakan karakter ASCII dengan menekan tombol Alt+[nomor nilai ANSI (desimal)]. Sebagai contoh, tekan kombinasi tombol Alt+87 untuk karakter huruf latin “W” kapital.
(Tabel karakter kode ASCII dapat kalian browing di internet).

Kegiatan Pembelajaran
Saya mengingatkan siswa pada bilangan biner berupa angka yang telah mereka pelajari sebelumnya. Mengingatkan apakah mereka masih mengingat cara konversi bilangan biner ke dalam bilangan desimal dan sebaliknya.
Selanjutnya, saya memberikan penjelasan sedikit mengenai ASCII, contoh kode dan karakter yang dihasilkan. Kemudian, saya meminta siswa untuk melakukan konversi angka 97 ke dalam bilangan biner. Mengapa 97? Dalam kode huruf ASCII, bilangan 97 mewakili huruf alphabet a kecil (a). Kemudian dilanjut 98 dan seterusnya sampai 122 yang mewakili huruf z kecil. Murid-murid berebutan maju ke depan, antara lain didorong keinginan untuk memperoleh nilai tambahan #eh, iya nggak sih? hehe.

Selanjutnya, saya menuliskan sebuah pesan pendek dalam bilangan biner. Murid-murid antusias mencoba. Kemudian, secara bergantian murid-murid membuat pesan rahasia di papan tulis dan teman lainnya memecahkan. Ramai, tentu saja. Karena namanya anak remaja ada-ada saja kata yang ditulis :). Kadang kami saling mencandai, bahwa pesan itu terselubung untuk seseorang di dalam kelas ini. Wah, bisa dibayangkan betapa hebohnya.

Untuk di kelas lain, langkah yang saya lakukan sedikit berbeda. Ada 4 kolom dan 6 baris meja di dalam kelas. Baris pertama, kolom pertama menuliskan pesan dalam format Subjek. Baris pertama, kolom kedua menuliskan pesan dengan format Predikat, Baris pertama kolom ketiga Objek, dan baris pertama kolom keempat menuliskan pesan dengan format keterangan. Demikian juga dengan baris kedua dan seterusnya. Mereka hanya boleh menuliskan teks dalam bilangan biner dan tidak boleh memberitahu teman yang berada dalam baris yang sama. Berikutnya, kertas diberikan ke teman yang berada dalam kolom berbeda. Misal: murid di kolom pertama memberikan kertas rahasianya kepada teman di kolom ketiga, teman di kolom kedua memberikan ke teman di kolom keempat. Kemudian minta mereka memecahkan sandi rahasia tersebut dan menuliskannya di papan. Karena saling tidak mengetahui, seringkali rangkaian kalimat yang diperoleh menimbulkan gelak tawa.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk permainan memecahkan pesan rahasia ini. Anda tinggal memodifikasinya dan biarkan kesenangan murid-murid membantu mereka belajar memahami materi pembelajaran yang Anda berikan.

Sekedar tambahan untuk muridku (jika mungkin ada yang membacanya ^-^), link berikut ini mungkin bisa menjadi informasi tambahan:
1. karakter dan tabel ASCII, di sini.
2. kode asci lengkap, di sana.
3. ASCII Code, di sini.

Tabel ASCII untuk abjad kecil.
binary
binary2

Tebak Angka #update

Jadi, hari ini salah seorang murid mengetes saya ^-^. Setelah kami melakukan permainan tebak angka (lihat di sini) beberapa kali dan saya berhasil menebaknya dengan baik..ehemm :>, tiba-tiba seorang murid memberikan bilangan yang tak berhasil saya pecahkan. Tunggu. Saya yakin melakukan perhitungan dengan benar. Kami kemudian membahasnya. Menurutnya, jika bilangan yang kita simpan ada pada deretan bilangan pangkat maka bilangan tersebut tak bisa ditebak. Saya meragukan pendapatnya, karena sebelumnya saya beberapa kali berhasil menebak bilangan pangkat tersebut. Saya masih mencoba mencari tahu letak kesalahan. Dan, saya kemudian menyadari sesuatu.

Pada contoh ini, ia menyimpan bilangan 64. Namun ketika pertama saya bertanya apakah lebih tinggi dari 64, ia menjawab tidak. Saya memprotes. Namun ia berargumentasi bahwa yang saya tanyakan adalah lebih tinggi dan bukan 64. Kalau lebih tinggi artinya lebih dari 64. Hehe, saya nyengir dulu. Saya suka murid-murid yang kritis. Baiklah, saya mengakui bahwa pernyataan yang saya buat salah. Kami akhirnya menyepakati bahwa bukan formulanya yang salah tapi pernyataan pertanyaan itu yang harus diubah. Jadi, kami mengulangi dan bertanya seperti ini: 64 atau lebih tinggi dari 64? 32 atau lebih tinggi dari 32 dan seterusnya. Mengapa? Agar jika bilangan yang kita simpan ada di deretan bilangan pangkat maka kita bisa langsung memotong pertanyaan dan mengatakan ‘pas’.
Terima kasih nak, kamu telah mengingatkan Ibu 🙂

Oya, untuk pernyataan pertanyaan bisa disesuaikan saja ya. Misalnya ingin bertanya seperti ini,”lebih tinggi sama dengan 64? itu juga boleh. Jika pernyataannya seperti ini maka bilangan 64 pun ikut dimasukkan, serupa dengan pernyataan di atas.

Tebak Angka

Hari ini saya memberikan siswa pilihan dari 2 permainan yang telah saya siapkan. Pertama, menebak bilangan yang dipikirkan teman. Kedua, memecahkan kode rahasia dengan menggunakan bilangan biner. Baik di kelas pertama dan kedua ternyata lebih banyak yang memilih permainan menebak angka.

Ini peraturannya:
1. Minta kawan Anda memikirkan sebuah bilangan. Bilangan itu berada pada range 1 sampai 100.
2. Kawan Anda hanya perlu menjawab ‘ya’, ‘tidak’, dan ‘pas’ jika bilangan tersebut berhasil ditebak.
3. Anda cukup bertanya 7 kali atau bahkan kurang.

Jadi, pertama kali saya meminta seorang murid untuk memikirkan sebuah bilangan. (Oya, ingatkan murid Anda untuk tidak mengubah pilihan bilangan tersebut). Kemudian, saya mengajukan pertanyaan sampai bilangan yang dimaksud berhasil saya tebak. Di kelas pertama permainan berlangsung seru. Tebakan angka pertama yang berhasil saya pecahkan membuat sebagian anak-anak mulai tertarik. Mereka pun bertepuk tangan dan meminta saya mengulanginya. Selanjutnya, anak-anak itu mulai ribut bertanya trik yang saya gunakan. Nah, ingin tahu? Ini dia trik-nya.

1. Di pelajaran minggu lalu saya sudah menerangkan tentang bilangan biner di sini. Saya meminta anak-anak mengingat deretan bilangan pangkat 2, yaitu:
bin1

2. Selanjutnya, tentukan bilangan yang kita pikirkan. Misalnya: 19

3. Beri pertanyaan (pertanyaan selalu diawali dengan bilangan yang terbesar, yaitu 64 dan dilanjutkan ke bilangan berikutnya) dengan “Apakah angkamu lebih tinggi dari 64?”. (Ingat, temanmu hanya boleh menjawab dengan ‘iya’ dan ‘tidak’). Dalam kasus ini jawaban temanmu adalah “tidak”, karena 19 lebih kecil dari 64. Jika tidak maka beri tanda 0 di bawah angka 64. Lihat di bawah ini.
bin2

4. Beri pertanyaan lagi,”Apakah lebih tinggi dari 32?”. Jawabnya adalah “tidak”, maka beri tanda 0 di bawah angka 32.
bin3

5. Ajukan pertanyaan lagi,”Apakah lebih tinggi dari 16?”. Jawabnya pasti “Iya”, karena 19 lebih tinggi dari 16, bukan? Maka beri angka 1 di bawah angka 16
bin4

6. Pertanyaan berikut,”Apakah lebih tinggi dari 24?”. Jawabannya “Tidak”, karena 19 tidak lebih tinggi dari 24. Darimana angka 24? 24 diperoleh dari 16+8. Beri angka 0 di bawah angka 8.
bin5

7. Berikutnya, “Apakah lebih tinggi dari 20?”. Jawabnya “Tidak”. Angka 20 diperoleh dari 16+4. Beri angka 0 di bawah angka 4.
bin6

8. Selanjutnya,”Lebih tinggi dari 18?”. Jawabnya “Iya”. Maka bisa dipastikan bilangan yang dipikirkan temanmu adalah 19. Mengapa? 18 diperoleh dari penjumlahan 16+2. Dan jika bukan itu jawabannya maka pasti 19, diperoleh dari penjumlahan 16+1
bin7

Cara membaca bilangan di atas:
jumlahkan bilangan desimal di atas yang diwakili oleh simbol angka 1 dalam bilangan biner, yaitu: 16+2+1=19

Mudah, bukan? Tapi jangan salah dibutuhkan ketelitian dan konsentrasi yang cukup tinggi agar tebakan angka kita berhasil ditebak. Di kelas berikutnya saya agak lambat menebak bilangan yang disodorkan murid. (Pelajaran nomor 1: Kalau memberikan permainan jangan di labkom. Agak mengganggu konsentrasi saya melihat perhatian anak-anak yang terpecah-belah). Selain itu guru tidak selalu benar, bukan? Tapi tidak boleh asal juga, Bu Guru… Hehehe.

Satu hal yang menarik minat siswa, katakan kepada mereka bahwa Anda bisa menebak bilangan 1-100 yang mereka pikirkan dengan hanya bertanya 7 kali bahkan kurang. Biasanya anak akan berkomentar,”masa sih, Bu?”

Oya, sebenarnya batasan bilangan di atas bisa sampai 1-128 tapi sebagai latihan cukup 100. Jika sudah lancar boleh menaikkan range bilangan menjadi 1000. Dengan demikian maka bilangan desimal yang dibutuhkan adalah 512 (2^9). Dan, katakan kepada siswa atau kawan Anda, untuk menebak range angka 1-1000 itu Anda hanya cukup bertanya 10 kali atau kurang. Keren, kan? -_-

Jadi, masih ingat mengapa kamu belajar bilangan biner? Ayo, jangan lupa ya 🙂

Thanks buat partner yang sudah memberi ide ini kepadaku.

Teknologi Masa Depan Khayalanmu

Seperti apakah teknologi masa depan khayalan anak-anak kita? Mari kita baca impian mereka. Berikut ini adalah karangan yang ditulis oleh beberapa siswa-siswa saya.

Kantong Ajaib dan Mobil Invisible di Masa Depan (oleh: Tania Ananda, Kelas X-7)

Di masa depan saya ingin menemukan hal yang baru seperti sebuah kantong tetapi bukan seperti kantong biasanya. Kantong ini seperti kantong doraemon yang dapat mengeluarkan teknologi-teknologi canggih yang kita mau. Tidak membutuhkan waktu yang lama, efisien, dan ramah lingkungan.
Yang kedua saya ingin menemukan sebuah inovasi desain mobil terbaru, tetapi mobil ini tidak dapat dilihat, sehingga mobil ini diberi nama “Invisible Car”. Mobil ini memiliki desain body yang kokoh walaupun invisible. Mesin yang digunakan merupakan keluaran terbaru dan terbaik, di mobil ini dilengkapi kecanggihan yang menarik, tidak seperti mobil biasanya. Mobil ini dapa mengecilkan bodynya jika berada dalam jalan kecil dan dapat mengontrol kecepatan secara otomatis dan juga mengatur kendali stir mobil atau yang dikenal dengan ‘autodrive’. Mobil ini memiliki sensor keselamatan yang canggih dan juga sangat aman. Mobil ini di desain sesuai dengan kemauan manusia. Mobil ini bisa merubah ban mobil menjadi perahu karet ketika berada di laut/masuk ke laut. Dan mobil ini dapat membawa seseorang kepada idolanya.

Teknologi Masa Depan (oleh: Michelle Procilia, Kelas X-7)

Teknologi khayalan saya di masa depan adalah mesin penjelajah. Hanya dengan teknologi tersebut kita dapat menjelajah ke tempat-tempat yang kita inginkan (hampir sama dengan pintu ajaib doraemon), selain itu saya juga ingin menciptakan teknologi mind reader, jadi jika handphone/computer kita terdapat aplikasi tersebut jika kita ingin menuju ke suatu web tertentu tanpa perlu kita ketik, hanya dengan memikirkannya saja maka akan terbaca oleh teknologi tersebut dan otomatis menuju ke web yang ingin kita tuju. Dan juga teknologi khayalan saya adalah mobil terbang dan juga mobil yang menggunakan supir robot, jadi kita hanya perlu menyebutkan tempat tujuan dan otomatis dengan system gps robot tersebut dia akan mengantar kita melalui jalan yang bebas macet dan dengan rute tercepat.

Space Elevator (oleh: Yohana Anggia, Kelas X-7)

Space elevator atau tangga luar angkasa bisa dibilang seperti lift pada umumnya, akan tetapi bedanya adalah pada tempatnya. Jika lift yang kita ketahui yaitu lift yang ada di mal-mal besar, tetapi Space Elevator adalah lift yang bisa dibilang lift tertinggi dan terpanjang karena bisa mencapai luar angkasa. Dengan adanya lift ini, kita tidak harus mengeluarkan biaya yang mahal untuk menuju ke luar angkasa dan melihat bumi dan planet-planet yang lain dari sisi yang berbeda.
Karena keinginan saya yang ingin melihat keadaan luar angkasa dengan mata kepala sendiri, tanpa harus mempelajari ilmu nya secara mendalam dan masuk dalam suatu agensi besar seperti NASA untuk dapat pergi ke luar angkasa.
Dalam space elevator ini setiap manusia dapat melihat keadaan luar angkasa secara langsung, tanpa adanya hambatan. Sehingga mereka dapat mengutarakan pendapat mereka masing-masing tentang ciri-ciri suatu luar angkasa tanpa harus berpaku dalam suatu ilmu pengetahuan karena mereka sudah dapat melihatnya dengan mata kepala sendiri. Karena setiap manusia mempunyai hak untuk melihat segala ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dengan kemampuannya.

Teknologi Masa Depan Khayalanku (oleh: Srestha, Kelas X-7)

Terkadang saya mempunyai imajinasi tentang teknologi-teknologi di dunia ini. Saya ingin mempunyai alat-alat tulis yang bisa menulis sendiri tanpa dipegang dan mempunyai kacamata yang bisa memfoto apa yang ingin kita potret dan memvideokan suasana dan peristiwa yang emnurut saya penting.
Dan saya juga ingin membuat awan sebagai wifi supaya menggunakan internet menjadi gampang dan tak perlu harus login dan password maupun harus pake paket.

photo(6) photo(5) photo(7)
~~
Menakjubkan membaca karangan murid-murid, ada kalanya menahan senyum dan berdecak kagum dengan ide dan gagasan yang mereka utarakan.
Film kanak-kanak Doraemon ternyata memberi inspirasi yang cukup mendalam bagi hampir sebagian besar siswa. Begitu juga dengan film sejenis penjelajahan mesin waktu.
Nah, sekarang saya mau meneruskan membaca tugas karangan anak-anak dulu ya 🙂