Google dan Iklan

Minggu ini ketika saya mengajar di kelas X-7, ditengah-tengah persiapan presentasi kelompok siswa, seorang murid mengajukan pertanyaan. “Bu, kalau kita ke google kan gratis, terus google kan juga punya banyak karyawan. Kalau gratis terus karyawan google gajinya darimana?”

Ada yang bisa menjawab?
Yup, iklan. Bisnis utama google itu sebenarnya ada 2: mining data (mengumpulkan data atau informasi) dan bidding (lelang iklan).
Bentuk iklannya pun macam-macam. Iklan per klik, per view dan yang paling mahal bidding (lelang iklan).

Iklan per view dan per klik pasti sudah banyak yang mengetahui. Bagaimana denngan bidding?
Misalkan kamu ingin mencari informasi tentang kopi yang ada di Indonesia, kamu cukup mengetikkan “indonesian coffee”. Google akan menampilkan semua informasi yang berkaitan dengan artikel yang kamu inginkan. Sebagai contoh lihat gambar di bawah ini.
bidding1
Perhatikan, pada urutan paling atas tertera teks “Ad related to …”. Link tersebut memiliki warna latar yang berbeda dengan daftar informasi lainnya.
bidding2
Ruang di urutan teratas itu adalah tempat yang diperebutkan oleh banyak perusahaan. Maka, google melakukan lelang kepada perusahaan-perusahaan tersebut. Siapa yang mampu membayar lebih mahal maka itulah yang berhak mencantumkan iklannya di deretan teratas.

Tentu, ada banyak ruang di halaman google yang mereka jadikan tempat iklan. Misalnya, di sebelah kanan. Namun iklan yang paling mahal adalah yang di atas itu.

Google akan memasang iklan-iklan perusahaan tersebut sesuai dengan topik informasi yang dicari. Seperti contoh di atas, ketika kamu mencari informasi mengenai kopi maka iklan yang muncul bisa saja kafe, atau perusahaan sejenis lainnya. Atau jika kamu mencari tulisan mengenai sebuah kota atau negara, maka iklan yang muncul bisa saja agen-agen wisata yang menawarkan tiket perjalanan, hotel, dan lain-lain. Jadi, iklannya pun tidak hanya satu tapi dalam satu pencarian yang sama bisa menampung beraneka ragam iklan.

Contoh: Kata kunci “Singapore”
singapore1
singapore2
Dalam contoh di atas, untuk pencarian Singapore, iklan yang muncul bisa saja berupa universitas yang menawarkan pendidikan dan tempat kursus untuk mahasiswa lokal atau asing di Singapore. Bisa juga berisi iklan agen wisata yang mnawarkan berbagai tempat-tempat menarik yang dapat kamu kunjungi di sana, dan sebagainya.

Nah, sekarang kamu pasti sudah tahu darimana google bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat itu. Dan bagaimana dengan facebook, twitter dan lainnya? Kalau sudah tahu jawabannya, nanti ganti kalian yang memberitahu Ibu ya.

catatan:
Larry dan Sergey adalah pendiri Google. Awalnya mereka menawarkan mesin pencari ini ke perusahaan-perusahaan. Namun saat itu produk mereka belum diminati. Kemudian keduanya memutuskan untuk menggratiskan program ini. Tak disangka ternyata program mereka disukai dan membantu banyak orang dalam mencari informasi yang mereka butuhkan. Kamu pasti tahu bahwa untuk mempromosikan sebuah produk maka kamu harus berada di tempat yang ramai agar produkmu dikenal orang. Maka, itu sebabnya mengapa banyak perusahaan berminat untuk memasang iklan mereka di google ;).

Apa pesan moral yang ingin mereka sampaikan?
Bahwa kerja keras dan ketekunan tidak akan berbuah kesia-siaan. Dan berbagi ilmu kepada sesama akan memberikan hasil yang sepadan. Bukan begitu? :).

Leave a Reply

Your email address will not be published.