Author Archives: admin

Dampak Sosial Informatika

Semester: Ganjil/

Kelas: X

TA: 2021-2022

Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase E, siswa mengenal sejarah perkembangan komputer dan tokoh-tokohnya, memahami aspek teknis, hukum, ekonomi, lingkungan dan sosial dari produk TIK, serta hak kekayaan intelektual dan lisensi, serta mampu mengenal berbagai bidang studi dan profesi terkait informatika serta peran informatika pada bidang lain.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Menjelaskan sejarah perkembangan komputer dan tokoh-tokoh yang menjadi pelaku sejarahnya.
  2. Menjelaskan dampak informatika pada aspek ekonomi dan hukum yang terjadi pada masyarakat.

Profil Pelajar Pancasila: Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia, Berkebhinekaan Global, Mandiri, Bernalar Kritis

Untuk materi DSI dibagi menjadi 3 kali pertemuan.

Pertemuan 2: Aspek Ekonomi Produk Informatika. Pada pertemuan ini siswa menyimak bacaan pada halaman 201 s.d 2005. Selanjutnya Guru mengajak siswa untuk mendiskusikan hasil bacaan untuk melihat pemahaman siswa.

Berikut video rekaman KBM untuk materi Aspek Ekonomi Produk Informatika.

Dampak Sosial Informatika (DSI)

Semester: Ganjil/

Kelas: X

TA: 2021-2022

Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase E, siswa mengenal sejarah perkembangan komputer dan tokoh-tokohnya, memahami aspek teknis, hukum, ekonomi, lingkungan dan sosial dari produk TIK, serta hak kekayaan intelektual dan lisensi, serta mampu mengenal berbagai bidang studi dan profesi terkait informatika serta peran informatika pada bidang lain.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Menjelaskan sejarah perkembangan komputer dan tokoh-tokoh yang menjadi pelaku sejarahnya.
  2. Menjelaskan dampak informatika pada aspek ekonomi dan hukum yang terjadi pada masyarakat.

Profil Pelajar Pancasila: Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia, Berkebhinekaan Global, Mandiri, Bernalar Kritis

Untuk materi DSI dibagi menjadi 3 kali pertemuan.

Pertemuan 1: Sejarah Perkembangan Komputer. Pada pertemuan ini siswa menonton film The Imitation Game dan membaca halaman 197 s.d 200 untuk melihat keterkaitannya dalam materi Sejarah Perkembangan Komputer.

Berikut hasil tugas siswa

TIK

Semester: Ganjil/

Kelas: X

TA: 2021-2022

Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase E, siswa mampu memanfaatkan berbagai aplikasi secara bersamaan dan optimal untuk berkomunikasi, mencari informasi di internet, serta mahir menggunakan fitur lanjut aplikasi perkantoran (pengolah kata, angka, dan presentasi) beserta otomasinya untuk mengintegrasikan dan menyajikan konten aplikasi dalam berbagai representasi yang memudahkan analisis dan interpretasi konten tersebut.

Tujuan Pembelajaran: Melakukan integrasi antaraplikasi perkantoran (pengolah kata, angka, dan presentasi).

Profil Pelajar Pancasila: Bernalar kritis, mandiri

Untuk materi TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dibagi menjadi 2 kali pertemuan.

Pertemuan 1: Pengertian integrasi, Mengenal program microsoft office dan kegunaannya (Microsoft Powerpoint, Microsoft Excel, dan Microsoft Word), Mempraktikkan cara mengintegrasikan data, teks, gambar antar aplikasi perkantoran menggunakan Copy, Cut dan Paste serta memanfaatkan fitur Insert.

Pertemuan 2: Mempraktikkan cara mengintegrasikan data, teks, gambar antar aplikasi perkantoran menggunakan teknik OLE.

Berikut adalah hasil tugas siswa

Sistem Komputer

Semester: Ganjil/

Kelas: X

TA: 2021-2022

Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase E, siswa mampu menjelaskan cara kerja komputer dan masing-masing komponen-komponennya, menjelaskan peran sistem operasi dan mekanisme internal yang terjadi pada interaksi antara perangkat keras, perangkat lunak, dan pengguna.

Tujuan Pembelajaran: Menjelaskan peran sistem operasi, Menjelaskan cara kerja komputer dalam memproses data, Menjelaskan mekanisme internal yang terjadi pada interaksi antara perangkat keras, perangkat lunak, dan pengguna.

Profil Pelajar Pancasila: Bernalar kritis, mandiri, kreatif

Untuk materi SK dibagi menjadi 2 kali pertemuan.

Pertemuan 1: menjelaskan tentang komponen utama komputer dan cara kerja komputer.

Pertemuan 2: Interaksi komputer dan manusia. Pada materi ini ditayangkan film Tomorrow never dies, bisa klik di sini. Dan diberikan contoh menggunakan perangkat google home untuk interaksi menggunakan audio. Atau bisa dengan menggunakan aplikasi Siri atau Ok Google untuk mendemonstrasikan interaksi perangkat dengan manusia menggunakan audio.

Berikut adalah hasil tugas siswa

Modul ajar yang lengkap bisa diunduh di sini.

Cara Mengecilkan Ukuran File Gambar

Untuk mengecilkan ukuran file gambar atau foto dapat menggunakan program Paint. Langkah ini dapat digunakan ketika file gambar atau foto yang kalian letakkan di web terlalu besar sehingga mengurangi kerapihan lay out template web.

Caranya dapat dilihat di video berikut ini.

WebSite

Untuk siswa kelas XI IPA 1 dan 2 lengkapi dan rapikan tugas pembuatan web company profile. Untuk contoh dapat dilihat di situs berikut ini.

Untuk penempatan gambar atau foto sesuaikan agar tidak melebihi kolom yang ada di dalam tabel. Untuk caranya dapat dilihat pada tutorial yang telah Ibu sertakan di GC pada pertemuan sebelum-sebelumnya (pertemuan 2 kalau tidak salah. Silakan ditonton ulang ya).

Perhatikan juga ketentuan konten pada setiap halaman menu navigasi, seperti:
Halaman 1 (Company Profile): narasi filosofi logo, visi, dan misi
Halaman 2 (About Us): Foto anggota kelompok, lampiran design thinking dan model bisnis
Halaman 3 (Our Product): foto produk dan video sistem pengolahan makanan
Halaman 4 (Our Location): peta lokasi

ketentuan di atas juga dapat dilihat di GC.

Terima kasih.

Company Profile

Semester ini siswa kelas XI dan XII belajar membuat web company profile. Situs ini sebagai wadah untuk media promosi sekaligus berisi laporan evaluasi kegiatan selama KBM PKWU di masa PJJ. Berikut ini adalah alamat situs siswa kelas XI. Situs ini belum sepenuhnya selesai ya karena masih dicicil selama satu semester berlangsung :).

Berikut ini alamat situs profil perusahaan siswa kelas XI MIPA 2:

  1. Oemah Ibu
  2. Eatshi
  3. Cub(Eat)
  4. Dylansdinner
  5. Dopi
  6. Jaeger
  7. Daebak

    Kelas XI MIPA 1
  1. SixDailyNutrition
  2. KulKul
  3. WaroengNyonya
  4. Carnivalicious
  5. GerobakMalam
  6. FoodMood
  7. KaffePause (untuk page Our Productnya belum ada)

Ujian Praktik di Masa PJJ

Bagaimana ujian praktik PKWU di masa pandemi? Saya menugaskan siswa untuk membuat design thinking. Untuk semester ini aspek yang saya tentukan adalah pengolahan makanan fungsional.

Soal saya berikan sebelum hari H. Siswa silakan membaca artikel atau mencari literatur yang berkaitan dengan aspek pengolahan makanan fungsional. Mereka juga boleh menyiapkan jauh-jauh hari. Khawatir anak mencontek? Nggak lah. Design thinking melatih anak untuk bernalar dan memecahkan masalah. Dan melatih anak untuk mengungkapkan pendapat atau gagasan melalui tulisan.

Sering-sering berlatih membuat atau membaca design thinking bisa melatih kita untuk membaca paper yang panjang-panjang loh ;). Untuk jangka pendek bisa dijadikan persiapan untuk berhadapan dengan tes asesmen nasional.

Ok, balik ke topik. Ini soal uprak untuk siswa-siswa saya.
Soal PKWU. Aspek: Pengolahan makanan fungsional. Buatlah design thinking untuk produk pengolahan makanan fungsional meliputi ide dan peluang usaha.

Pedoman penskoran

Dan ini contoh beberapa karya mereka

Sederhananya, saya menjelaskan design thinking kepada anak-anak seperti ini.

Ada 4 (5 bahkan lebih) tahapan design thinking. Tetapi saya cukup mengambil 4 saja. Tahapan design thinking bisa dimulai dari mana saja. Namun agar lebih mudah kita mulai dari tahapan seperti di bawah ini ya. Oya, dalam tahapan pengujian, design thinking bisa dilakukan secara berulang dan dapat dimulai dari langkah yang mana saja.

Karena pelajaran kita PKWU, maka kita akan menempatkan diri sebagai pelaku bisnis untuk mengambil keputusan. Jangan lupa, design thinking adalah cara kreatif dan inovatif untuk memecahkan sebuah masalah.

Tahapan design thinking

  1. Empati, pada tahap ini kamu dapat mengumpulkan informasi melalui pengamatan, data atau melakukan wawancara. Pada tahap ini, kamu menuliskan fakta yang kamu temui atau data yang kamu peroleh.
  2. Define, adalah masalah yang dapat kamu temukan di kondisi empati. Masalah itu boleh lebih dari satu.
  3. Ideate, di sini kamu mencantumkan solusi yang ingin ditawarkan untuk masalah yang telah kamu tuliskan di tahap define. Solusi boleh satu atau lebih jika ide produkmu bisa menyelesaikan semua masalah tersebut. Tuliskan solusi yang ingin kamu eksekusi di urutan teratas (jika lebih dari satu).
  4. Prototype. Untuk produk barang maka cukup dibuatkan sketsanya. Untuk produk jasa buatkan alurnya. Misal: produk aplikasi. Buat flow chart cara penggunaan aplikasi tersebut.

    Sebagai contoh:

Empati
Saya mengamati di sebuah sekolah banyak anak bermain sepak bola menggunakan botol kemasan air

Define
Anak-anak bermain sepak bola menggunakan botol kemasan itu sangat berbahaya, bukan? Kira-kira masalahnya apa mereka menggunakan botol kemasan air sebagai bola? Mereka menggunakan botol kemasan air karena tidak mempunyai bola. (catatan: yang ditebalkan itu adalah masalah yang kamu temui di kondisi empati)

Ideate
Bikin bola, beli bola atau sewa bola (list berdasar prioritas produk yang akan kamu buat. Sebagai pelaku bisnis tentunya kamu memilih pilihan ide yang memiliki nilai lebih dan menghasilkan donk, yaitu bikin bola). Mengapa bikin bola? Jelaskan pertimbangan dari keputusanmu sebagai pelaku bisnis di sini.

Prototipe
Gambar solusi (ide produk) yang kamu ingin tawarkan sebagai pelaku bisnis

Hmm, apakah design thinking bisa diterapkan di mata pelajaran lainnya? Tentu saja bisa. Anda cukup menentukan peran apa yang ingin siswa Anda lakoni. Peran akan menentukan solusi yang akan diambil. Misal, apakah perannya sebagai pelaku bisnis, ibu rumah tangga, insinyur, mahasiswa, dan lainnya. Sebagai contoh, diberikan data mengenai jumlah sampah plastik yang ada di lautan. Solusi yang diberikan pasti berbeda-beda tergantung peran yang dilakoni oleh setiap orang.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat 🙂

Pertemuan 1 (Web Developer) #PJJ 2021

Aspek: Pengolahan Makanan (Kelas XI: Makanan Internasional, Kelas XII: Makanan Fungsional)

Kelas: XI dan XII

Kompetensi Inti:

3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar: (kelas XI)

3.6 Memahami perencanaan usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran

4.6 Menyusun perencanaan usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran

3.7 Menganalisis sistem pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat 

4.7 Mengolah/membuat makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat

3.8 Menganalisis laporan kegiatan usaha pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani

4.8 Menyusun laporan kegiatan usaha  pengolahan makanan internasional dari bahan pangan nabati dan hewani

Kompetensi Dasar: (Kelas XII)

3.6 Memahami perencanaan usaha pengolahan makanan fungsional meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran

4.6 Menyusun perencanaan usaha pengolahan makanan fungsional meliputi ide dan peluang

3.7 Menganalisis sistem pengolahan makanan fungsional berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat 

4.7 Mengolah/membuat makanan fungsional berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat

3.8 Mengevaluasi kegiatan usaha pengolahan makanan fungsional

4.8 Menyusun rencana pengembangan usaha pengolahan makanan fungsional

3.9 Menganalisis media promosi produk usaha pengolahan makanan fungsional

4.9 Merancang media promosi produk usaha pengolahan makanan fungsional

Untuk kelas XI, saya memilih 3 KD dan untuk kelas XII ada 4 KD yang saya pilih untuk semester genap 2021 di masa PJJ. Pada semester ini, materi baru yang saya berikan adalah membuat situs sebagai sarana media promosi sekaligus laporan kegiatan usaha setiap kelompok.

Kompetensi 3.6, siswa ditugaskan untuk menyusun perencanaan usaha, seperti biasa membuat tahapan ide produk menggunakan design thinking dan membuat rencana bisnis menggunakan model kanvas.

Kompetensi 3.7, Siswa membuat video rekaman pengolahan salah satu menu makanan atau minuman yang diproduksi (diolah) dan diupload di media sosial.

Kompetensi 3.8, Siswa membuat laporan kegiatan usaha yang telah mereka lakukan ke dalam situs (yang dibuat sendiri menggunakan pemrograman HTML, CSS, dan javascript). (catatan: untuk Bapak Ibu Guru yang mengajar di matpel lain bisa menugaskan siswa membuat laporan kegiatan usaha di blog menggunakan blogger atau wordpress.com yang lebih mudah penggunaannya dan cukup familiar untuk peserta didik. Mereka bisa mengeksplorasi sendiri).

Kompetensi 3.9, Siswa kelas XII sekaligus menggunakan halaman situs laporan kegiatan usahanya sebagai media promosi.

Berikut adalah slide 1 dan video tutorial pembuatan halaman situs. Semoga bermanfaat.

Semester Genap 2020-2021

Kelas: XII

Aspek: Pengolahan

Kompetensi Dasar (Pengetahuan)

3.1 Memahami perencanaan usaha pengolahan makanan khas daerah yang dimodifikasi dari bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran

Kompetensi Dasar (Keterampilan)

4.1 Menyusun perencanaan usaha pengolahan makanan khas daerah yang dimodifikasi dari bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran

Semester genap 2021 semua sekolah di DKI Jakarta disarankan untuk masih melakukan Pembelajaran Jarak Jauh. Berikut ini adalah pembelajaran PKWU yang akan saya terapkan kepada siswa-siswa saya, yaitu mengenalkan pada mereka profesi masa depan yang bisa mereka pilih kelak. Apa itu? Web developer. Penjelasan mengenai pengertian web developer ada di posting sebelumnya ya. Web developer termasuk ke dalam pilihan karir yang menjanjikan di masa depan loh. Nggak percaya? Coba lihat di sini.

sumber: https://www.instagram.com/p/CGNA7CPgHDi/

Di sini mereka akan membuat laporan kegiatan usaha yang telah mereka lakukan dalam format online, tepatnya membuat situs profil perusahaan. Oleh karena itu, sebelum masuk ke dalam ranah pemrograman, siswa akan dibagi ke dalam kelompok, Setiap kelompok harus mempersiapkan 1 folder untuk menyimpan semua berkas (file) untuk kelengkapan situs company profile mereka nantinya.

Tahapan yang dilakukan siswa

  1. Membuat perencanaan usaha menggunakan design thinking untuk menggali ide produk dan membuat rencana usaha dengan model bisnis kanvas.
  2. Membuat logo, merancang filosofi logo, menentukan visi dan misi perusahaan (untuk halaman pertama web).
  3. Membuat narasi tentang anggota kelompok dan pembagian tugas setiap anggota kelompok (untuk halaman kedua web).
  4. Membuat produk dan mendokumentasikannya ke dalam foto dan video (IGTV, youtube), membuat daftar menu (untuk halaman ketiga web)
  5. Mempelajari HTML, CSS dan javascript untuk memasukkan semua file yang telah disusun di atas.
  6. Melakukan uploading web ke free web hosting.
  7. Tadaaa…. situs company profile telah tayang 🙂

Sebagai contoh, silakan lihat contoh company profile ibu guru di sini ya 🙂