WWF

Di tengah kegiatan belajar mengajar siang ini kelas kami kedatangan tamu dari WWF. Masih ingat kepanjangan dari WWF, bukan? World Wide Fund adalah organisasi nirlaba yang menangani masalah-masalah mengenai konservasi, penelitian, dan lingkungan. Lembaga ini memiliki misi untuk menghalangi penghancuran lingkungan.

Alex dari jerman, Lan dari Vietnam dan 2 orang pendamping dari Indonesia mempresentasikan tentang masalah spesies terancam punah dan pelestarian lingkungan. Tayangan slide berisi hewan-hewan terancam punah ini jumlahnya semakin hari semakin berkurang disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya: perburuan oleh manusia, kerusakan alam (pembakaran hutan, penebangan pohon secara liar), dan lain-lain. Ada juga permainan menebak nama-nama hewan langka. Hadiahnya boleh juga loh, coklat. Sstt.. Ibu Guru juga sebenarnya mau sih.. hehe.

Nah, kalau sudah tahu penyebab terancam punahnya hewan-hewan ini maka apa sih yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kelestarian hidup mereka?
1. jadikan gaya hidup hijau sebagai gaya hidup kita sehari-hari
2. Mendukung penggunaan energi terbarukan
3. Jangan membeli barang-barang yang dibuat (diambil) dari bagian hewan-hewan yang terancam punah tersebut. Lainnya silakan baca di slide foto di bawah ini.

IMG_4004

Selain melakukan seperti yang tercantum di slide di atas, ada loh hal-hal paling sederhana yang bisa kamu lakukan, seperti: jangan membuang sampah sembarangan (ini sangat penting. Bayangkanlah jika sampah-sampah tersebut dibuang ke sungai dan selanjutnya sampai ke laut. Tentu saja gunungan sampah ini akan menyebabkan polusi bagi hewan-hewan di laut, belum lagi kecelakaan yang dapat menimpa hewan-hewan tidak bersalah tersebut). Apa lagi? Matikan lampu jika tidak diperlukan. Naik sepeda untuk pergi ke tempat-tempat yang jaraknya dekat. Matikan mesin kendaraan jika berhenti, dan kegiatan 3R (Reuse, Recycle, Reduce).

Menukil kalimat di video yang tadi ditayangkan, Nature doesn’t need people. People need nature. Ingat dan renungkanlah kalimat di atas baik-baik.
Sebagai makhuk hidup yang diberikan akal pikiran oleh Tuhan Yang Maha Esa maka kita harus menggunakan anugerah ini sebaik-baiknya.

Menjaga alam semesta adalah tanggungjawab kita semua atas masa depan planet ini. Jika bumi hancur karena keserakahan dan ketidakpedulian kita sendiri, maka kemana kita akan pergi?

Seperti pesan pada video di awal presentasi, bahwa untuk melengkapi kehidupannya di dunia, manusia membutuhkan makhluk hidup lainnya, yaitu hewan dan tumbuhan. Tanpa salah satu diantaranya maka kehidupan manusia akan timpang, keseimbangan alam akan terputus. Maka, sebelum terlambat, mari kita peduli.

IMG_4009
IMG_4011

Latihan Pemrograman Web

Pertemuan: 2
Semester: Genap
Tugas: Pembuatan web CSS dan HTML

Buatlah file dengan format CSS dan HTML untuk tabel di bawah ini

Soal A
tabel1

ketentuan:
Untuk tabel hedaing isikan dengan teks, tema bebas
Untuk isi, ceritakan sesuai tema. Minimal 2 paragraf.
Untuk sidebar, berikan link untuk daftar anggota kelompok dan link untuk foto dan video (simpan untuk file kedua dan ketiga dengan format *.html)

Soal B
tabel2

ketentuan:
sama dengan soal A, hanya tabel hedaing diisi dengan gambar atau foto.

Pengayaan:
Format tabel boleh bebas

Peluang Berbagai kebutuhan Aplikasi

Kelas: XI
Mata pelajaran: Prakarya dan Kewirausahaan
Pertemuan: 1

“If you can create technology, you can change the world.”

Pada semester genap ini selain memproduksi, yang akan direalisasikan dalam pembuatan aplikasi digital maka bentuk pendidikan wirausaha yang akan saya berikan kepada siswa adalah wirausahawan berbasis teknologi (technopreneur). Perlu bagi siswa memahami bahwa menjadi seorang wirausahawan tidak hanya mengandalkan teknologi semata namun untuk menjadi seorang technopreneur yang baik mereka harus mampu berinovasi serta memiliki kemampuan bisnis yang didasarkan atas pemahaman mengenai identifikasi peluang akan kebutuhan masyarakat.

Untuk itu, sebagai pembuka di semester genap, setelah memaparkan materi dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, maka saya meminta siswa bekerja dalam kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 3 orang. Nah, karena aroma liburan masih terasa :), saya menanyakan kepada siswa layanan internet apa yang paling sering mereka gunakan di dalam perjalanan. Jawaban mereka bervariasi, dari google map, instagram, path, dan lain-lain.

Dari pertanyaan tersebut, saya ingin siswa bersama belompoknya memikirkan aplikasi apa yang dapat mereka buat. Tujuan kegiatan ini untuk melatih siswa bersifat kritis terhadap lingkungan. Diharapkan dari pengalaman perjalanan ketika berlibur mereka dapat mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan bagi traveler.

Namun demikian cakupan produk tidak dibatasi pada lingkup perjalanan. Saya ingin siswa memahami bahwa aplikasi yang mereka buat (nanti) dapat bermanfaat dan membantu orang lain. Melalui teknologi kamu dapat mengubah dunia menjadi lebih baik loh :).

Berikut ini adalah rancangan aplikasi murid-murid saya.

XI MIA 1
Kelompok 1: (Moses, M. Adipashya, Randy H)
Nama aplikasi: Backpacker, aplikasi untuk membantu wisatawan dalam mengunjungi suatu daerah wisata di Indonesia.

Data yang dibutuhkan: deskripsi lengkap daerah wisata, peta atau denah daerah wisata

Kelompok 2: (Kukuh P, M. Hilman, Rogan S)
Nama aplikasi: HiKuRo, aplikasi untuk mempermudah dan mengetahui jurusan angkutan umum.

Data yang dibutuhkan: Rute angkutan umum se-Jakarta, nama terminal-terminal di Jakarta

Kelompok 3: (Nabila Puspa, Nerisa, Avistha)
Nama aplikasi: Fokus SBMPTN, aplikasi untuk membantu siswa/i dala pencapaian lolos SBMPTN sesuai dengan keinginan. Berisi info dan latihan soal untuk siswa.

Data yang dibutuhkan: data kampus (jadwal SBMPTN, info terbaru tentang kampus), kumpulan soal SBMPTN, passing grade masing-masing universitas.

Kelompok 4: Farla, Arini, Tito
Nama aplikasi: Kumpulan Doa Remaja, aplikasi untuk mencari kumpulan doa sehari-hari untuk remaja muslim.

Data yang dibutuhkan: kupulan doa sehari-hari

Kelompok 5: (Dela, Jihan, Nadia)
Nama aplikasi: Job finder, aplikasi yang memudahkan kita untuk menemukan pekerjaan dengan mudah.

Data yang dibutuhkan: deskripsi perusahaan beserta posisi yang ditawarkan.

Kelompok 6: (Ali N, Eridani, M. Syauqi)
Nama aplikasi: call-car, aplikasi untuk menyediakan rental mobil.

Data yang dibutuhkan: Daftar rental mobil

Kelompok 7: (Hana M, Ribeta, Sona)
Nama aplikasi: Hospital search, aplikasi untuk mencari data dan lokasi rumah sakit terdekat yang didukung google maps dan GPS.

Data yang dibutuhkan: daftar deskripsi RS

Kelompok 8: (Sania A, Sahila, Allysa)
Nama aplikasi: Dress Me Up, aplikasi online untuk memudahkan pelanggan mix & match outfit.

Data yang dibutuhkan: detail barang

Kelompok 9: (Ananda R, Ilham, Yamandhika)
Nama aplikasi: Games (Nyamuk digital)

Data yang diperlukan: voice tepukan, kata pertanyaan, perhitungan pertanyaan 4 tepukan

Kelompok 10: (Zhafirah, Vidya, Septyanti)
Nama aplikasi: Resep kue

Data yang dibutuhkan: resep kue

Kelas: XI MIA 2
Kelompok 1: (Alif A, Andika M Refiawan, M. Bagas Farhan)
Nama aplikasi: Auto mechanic, aplikasi untuk memesan montir (mekanik) yang siap memperbaiki kendaraan untuk wilayah Jabotabek.

Data yang dibutuhkan: daftar bengkel resmi

Kelompok 2: (M. Farhan A, Malikis, Carlo D)
Nama aplikasi: Myfinder (rest area), aplikasi untuk mencari rest area terdekat.

Data yang dibutuhkan: daftar rest area

Kelompok 3: (Jasmine I, Sharfina, Rania A)
Nama aplikasi: Muzeo, aplikasi yang menyediakan destniasi liburan kehususnya museum di wilayah Jakarta.

Data yang dibutuhkan: daftar museum di wilayah Jakarta

Kelompok 4: (M. Robbani, Rakha D, Teuku R)
Nama aplikasi: Adzan portable, aplikasi untuk mengetahui waktu adzan di seluruh daerah di Indonesia.

Daya yang diperlukan: waktu adzan di seluruh daerah di Indonesia, perbedaan waktu setiap daerah, GPS

Kelompok 5: (Anggit, Imam, Wirasatya)
Nama aplikasi: sepatuku kinclong, aplikasi tempat jasa cuci sepatu di wilayah Jakarta.

Data yang dibutuhkan: rental atau pihak yang menyediakan layanan cuci sepatu.

Kelompok 6: (Hasna, Nisya, Sesilia)
Nama aplikasi: ngebolang, aplikasi penyewa kendaraan

Data yang diutuhkan: rental sewa kendaraan beserta informasi tempat liburan yang disediakan.

Kelompok 7: (Dinda Ayu, Rifdah)
Nama aplikasi: –
aplikasi jasa untuk mengirim data print atau data yang akan di print ke warnet terdekat yang sudah terdaftar di aplikasi tanpa harus mengantre langsung di tempat data print tersebut.

Data yang dibutuhkan: rental data print

Kelompok 8: (Fidela, Nadhifa)
Nama aplikasi: Kumpulan Pembantu, aplikasi yang digunakan untuk membantu mencarikan asisten rumah tangga di seluruh kawasan Jakarta.

Data yang dibutuhkan: pihak penyedia (penyalur) asisten RT

Kelompok 9: (Anggraini, Dhea Lisdi, Nur Annnisa)
Nama aplikasi: Resep makanan, aplikasi untuk mengetahui resep makanan disertai resto yang menyediakan makanan tersebut.

Data yang dibutuhkan: daftra resto dan resep makanan.

Kelompok 10: (Ayu Asri, Valerie, Zumrotul)
Nama aplikasi: –
aplikasi untuk mencari tempat wisata yang sedang ramai, mencari tempat ibadah terdekat, mencari toilet terdekat dan mencari lokasi tempat makan terdekat. Aplikasi ini juga memungkinkan orang saling berinteraksi.

Data yang dibutuhkan: tempat wisata, tempat ibadah, toilet, tempat makan.

Seni Kriya Ikat Celup

Ikat celup atau tie dye adalah teknik mewarnai kain dengan cara mengikat kain dengan cara tertentu sebelum dilakukan pencelupan. Di beberapa daerah di Indonesia, teknik ini dikenal dengan berbagai nama lain seperti pelangi atau cinde (Palembang), tritik atau jumputan (Jawa), serta sasarengan (Banjarmasin). Teknik ikat celup sering dipadukan dengan teknik lain seperti batik. (sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Ikat_celup)

Atau mudahnya, tie dye adalah teknik pembuatan motif sekaligus pewarnaan dengan teknik ikat celup.

Motif yang dihasilkan dari teknik ikat celup ini sangat beragam tergantung kepada pola dan cara mengikat kain dan pewarnaannya.

Mengenai kegiatan belajar ikat celup dapat dibaca di tulisan sebelumnya di sini.

Berikut ini adalah hasil kreasi siswa kelas X.
1444998024566

1445003987968

image

image1

image3

Membuat mobil-mobilan Panel Surya

Tulisan ini akan memaparkan cara membuat produk rekayasa mobil mainan dengan memanfaatkan panel surya. Mobil mainan ini hemat energi tentu saja karena tidak menggunakan baterai untuk menjalankannya. Cara membuatnya mudah.

Alat dan bahan yang dibutuhkan:
panel surya
Tempat ice cream atau botol plastik air kemasan
4 motor dan 4 roda (kalau tidak ada 4 cukup 2 roda dan satu lagi bahan pengganti untuk roda ketiga)
papan roti (optional).

Cara membuat
1. Buat lubang kecil di penutup kotak ice cream. Sesuaikan letak lubang dengan sumbu (+) (-) yang ada di panel surya. Karena sumbu (+) (-) yang akan digunakan di contoh ini terletak di tengah maka penempatan lubang juga disesuaikan di tengah kotak ice cream.
mobil-1

2. Rekatkan panel surya di penutup kotak ice cream dengan menggunakan double tape. Tempel di sisi tepi panel suryanya.
mobil2

3. Sambungkan kabel ke sumbu (+) (-) yang ada di panel surya dengan cara menyoldernya.
mobil1

4. Selanjutnya buat lubang atau bor di kedua sisi kotak ice cream untuk meletakkan roda mobil. Sambungkan roda dengan motornya.
mobil3

5. Pasang kabel sesuai aturannya, (+) dengan (+), (-) dengan (-). Pemasangan kabel bisa juga dicermati pada mobil mainan yang menggunakan baterai. Di sini kami menggunakan bread board (papan roti) semata untuk menghindari proses penyolderan. Jadi, kalau mau disolder juga nggak pp. Atau bisa juga melihat rangkaian elektronikanya di bawah ini.
mobil

6. Untuk yang hanya menggunakan 2 roda gunakan bahan alternatif lain untuk roda ketiga. Roda ketiga ini berfungsi untuk menyeimbangkan posisi mobil.

7. Letakkan di bawah sinar matahari. Tada, mobil mainan panel surya mu telah siap dijalankan.

Prinsip kerja mobil panel surya
Panel surya menangkap dan menyerap sinar matahari secara langsung yang kemudian digunakan untuk menjalankan mobil.

Panel surya tidak menyimpan energi yang ada pada sinar matahari sehingga jika tiba-tiba langit mendung atau panel surya tidak mendapat sinar matahari maka mobil mainan panel surya di atas tidak dapat berjalan. Untuk menyiasati hal tersebut kita dapat menambahkan aki atau baterai untuk menyimpan sinar matahari sehingga mobil mainan tetap dapat dimainkan walau tidak memperoleh sinar matahari.

Mobil panel surya merupakan teknologi masa depan yang ramah lingkungan serta solusi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar. Kenapa ramah lingkungan? Karena pemanfaatan dari sumber-sumber energi terbarukan (seperti air, angin, matahari, biomassa/biogas) memiliki emisi gas buang yang rendah sehingga tidak menimbulkan polusi.

Beberapa kreasi mobil panel surya yang dapat dibuat. Sumber: Google.
solar-water-bottle1 sunny_side_up_parts_n11

KT-CARKIT4_2

mini-solar-toy-car-DIY-solar-car-solar-energy-toy-vehicle-for-children-education

ssu_11

sumber: dari sini.

Produk Rekayasa Pembangkit Listrik Tenaga Matahari

Masih dengan tema yang sama, panel surya. Ok, ini adalah model produk yang dapat dibuat dengan menggunakan rangkaian elektronika yang pernah ditulis di sini.

Untuk rangkaian 3 lampu led kita bisa membuat model rumah sederhana seperti di bawah ini. Kalau di tulisan sebelumnya rangkaian elektronika itu diaplikasikan di bread board (papan roti) dan masih belum jelas terlihat bentuknya, dengan praktik yang sama (minus bread board digantikan dengan menyolder secara langsung) dan ini lah hasilnya. Oya, ditambah saklar.

Rangkaian elektronikanya
led-kelip

dengan model rumah panel surya
r1

r2

Kalian juga bisa membuat produk berupa lampu taman atau mercu suar dengan rangkaian elektronika 1 lampu. Contohnya seperti di bawah ini.

Rangkaian elektronika
rangkaian led1

Lampu mercu suar
IMG_2233

Nah, sudah mendapatkan bayangan untuk produk rekayasa yang akan kalian buat? Selamat berkreasi :)

Sablon Digital

Untuk paparan mengenai sablon digital dapat dilihat di artikel sebelumnya di sini dan di sana. Sementara untuk info tambahan dapat di-klik di sini.

Baca baik-baik persyaratan dan tahapan pembuatan sablon digital. Untuk slide pembelajaran mengenai pembuatan produk sablon digital dapat dilihat di bawah ini.

Desain kaos atau produk dengan motif ragam hias untuk sablon dapat dilihat di slide di bawah ini sebagai contoh.

Produk Rekayasa Pembangkit Listrik Energi Surya

Pertemuan: 8
Materi: Produk Rekayasa Pembangkit Listrik Energi Surya

Pembangkit listrik energi surya sering disebut dengan istilah photovoltaic (PV) merupakan teknik mengubah energi sinar matahari menjadi energi listrik melalui sel surya (solar cel) secara langsung.

Sel surya terdiri atas foton yang memiliki jumlah energi yang berbeda pada spektrum cahaya. Foton yang dapat membangkitkan energi listrik adalah yang terserap oleh sel surya.

Panel surya tidak menyimpan energi tetapi mengalirkan cahaya secara langsung yang kemudian dikonversi menjadi energi listrik. Untuk menyimpan energi cahaya dari matahari dapat menggunakan bantuan baterai atau aki.

Kelebihan panel surya:
1. life span atau rentang penggunaan bisa sampai 50 tahun.
2. energi yang ramah lingkungan

Kekurangan:
1. Performa pembangkitan listrik tenaga surya bergantung pada lokasi, hari, tahun, dan kondisi iklim.
2. Sisi perawatan baik modul solar sel dan aki membutuhkan ketekunan dan ketelitian.

Slide pembelajaran dapat lihat di sini

Video

Contoh produk rekayasa pembangkit listrik energi surya

Berikut ini adalah video KBM untuk materi produk rekayasa energi surya. Produk berupa lampu led, mobil, lampu led kerlap-kerlip.
Dokumentasi: pribadi
Produk rekayasa: pribadi

Rangkaian elektronika untuk lampu led, mobil, dan led kelap-kelip.
Sebagai panduan pemula maka siswa dikenalkan dengan rangkaian elektronika dan penempatan komponen elektronika pada papan PCB. Namun pada demo ini PCB digantikan dengan Breadboard (papan roti :)). Perbedaan PCB dengan Breadboard maka pada breadboard tidak memerlukan solder. Kaki komponen dapat ditusuk langsung ke lubang-lubang yang di dalamnya sudah ada pola jalur listrik.

Breadborad
download

PCB
download (1)

Rangkaian elektronika
1. led
rangkaian led1

Jika ingin ditambahkan baterai untuk menyimpan energi maka boleh ditambahkan simpul untuk baterai. Maka rangkaian elektronikanya akan menjadi seperti ini:
rangkaian led1b

Jika diaplikasikan ke bearboard akan tampak seperti di bawah ini:
(Penempatan komponen pada bearboard boleh dimana saja, yang perlu diperhatikan adalah urutan pada kompon di rangkaian elektronika-nya).

led-breadboard

2. Mobil
mobil

3. Led kelap-kelip
led-kelip

Setelah mengikuti kegiatan di atas diharapkan siswa dapat memahami cara kerja panel surya serta kelebihan dan kekurangan panel surya. Siswa juga mampu membuat produk rekayasa pembangkit listrik energi surya sederhana.

Untuk keperluan komponen elektronika coba ke marketplace di Tokopedia atau Bukalapak. Untuk offline coba ke Kembang Sepatu di pasar Senin.
Atau ke http://www.komponenelektronika.com (Tapi Ibu belum pernah coba).

Untuk skema rangkaian elektronika bisa cari di internet.

Proses, Teknik, dan Alat Kerajinan Tekstil

Proses pembuatan kerajinan tekstil terdiri atas beberapa tahapan. Pertama, proses serat atau benang menjadi kain, lalu kain menjadi kerajinan tekstil, seperti busana, tas, dompet, dan lain-lain. Terakhir, untuk menambah fungsi tertentu pada kerajinan tekstil dapat ditambahkan aksesori baik berupa kancing, ristleting dan lain-lain sehingga menghasilkan kerajinan tekstil yang siap digunakan. Atau pun untuk menambah nilai estetis atau keindahan pada kerajinan tekstil tersebut dapat juga ditambahkan teknik pewarnaan.

Teknik pewarnaan tidak hanya dapat dilakukan pada proses finishing namun juga bisa dilakukan pada tahap awal yaitu pada serat/benang, atau kain. Pewarnaan pada benang dilakukan dengan pencelupan serat/benang. Sementara pada tekstil polos pewarnaan dilakukan dengan pencelupan 1 warna dan untuk menghasilkan tekstil dengan motif tertentu pewarnaan dilakukan dengan teknik ikat dengan beberapa kali pewarnaan. Pewarnaan pada kain atau tekstil dapat menggunakan teknik rintang warna, seperti teknik batik atau jumputan, teknik print seperti cap, sablon, atau digital printing serta teknik lukis.

Pada pertemuan 1 untuk materi Proses, Teknik, dan Alat Kerajinan Tekstil ini siswa akan belajar mendesain dengan efek ikat celup yang diaplikasikan pada berbagai macam produk tekstil seperti kaos, tas, sarung bantal, dan lain-lain. Namun pada pertemuan ini siswa akan belajar mendesainnya melalui komputer. Pertemuan berikutnya, siswa akan mempraktikkan proses pembuatan ikat celup di berbagai ragam produk kerajinan tekstil.

Materi berupa slide dapat dilihat di bawah ini.

Berikut ini adalah hasil desain ikat celup untuk produk kerajinan tekstil karya siswa.
IT skill: Textur, watercolor, ikon caligraphy, clipset
td1

td2

Karya siswa lainnya silakan lihat di sini