Why Learn Computer Programming?

Programming fosters creativity, reasoning, and problem solving. The programmer gets the opportunity to create something from nothing, use logic to turn programming constructs into a form that a computer can run, and, when things don’t work quite as well as expected, use problem solving to figure out what has gone wrong. Programming is a fun, sometimes challenging (and occasionally frustrating) activity, and the skills learned from it can be useful both in school and at work…even if your career has nothing to do with computers.

~ Phyton for kids, A Playful Introduction to Programming. Jason R. Briggs

startup

Startup adalah perusahaan baru atau rintisan. Perusahaan ini masih berusia muda dan umumnya masih membutuhkan banyak proses R&D untuk mencari ceruk pasar dan target konsumennya.

Startup umumnya memiliki biaya produksi yang rendah, risiko yang tinggi, serta potensi bisnis yang menarik.

Istilah startup sendiri saat ini telah berevolusi dan mengaju pada perusahaan baru yang berorientasi teknologi.

Startup Genome Project mengklasifikasikan startup berdasarkan fokusnya, yakni:
1. Tipe 1-automizer
Startup Automizer memiliki fokus pada produk. Produk yang dikembangkan oleh startup ini dapat dinikmati langsung dan dengan mudah oleh para pengguna maupun pelanggan. Startup tipe ini membutuhkan Founder yang kuat di sisi teknis, untuk membangun sistem yang memungkinkan pengguna melakukan interaksi sesedikit mungkin dengan pihak startup. Contoh: Google, dropbox, slide share, Zynga. Bos.net dan Amazon. Di Indonesia, contohnya Koprol.

2. Tipe 1N-Social Transformer
Tipe ini memiliki ciri khas berfokus pada produk serta akuisisi pengguna secara otomatis. Namun, tipe ini membutuhkan efek jejaring atau harus diadopsi oleh banyak orang untuk dapat berhasil. Social Transformer membutuhkan tim founder yang kuat, baik di sisi teknis maupun di sisi bisnis. Contoh: eBay, Etsy, IMVU, AirBnB. Di Indonesia: Bistip.com, Infokost.net, Mindtalk.com

3. Tipe 2-Integrator
Tipe ini relatif memiliki tingkat kepastian bisnis yang tinggi serta risiko yang lebih rendah. Startup ini bisa menghasilkan uang sejak awal peluncurannya karena mengandalkan bidang penjualan (saleh). Tipe ini juga membutuhkan tim Founder yang kuat di sisi teknis dan di sisi bisnis. Contoh: flow-ton, hubspot, pbworks. Di Indonesia: saling silang.com

4. Tipe 3-Challenger
Challenger sangat mengandalkan pendapatan dari sales khususnya dari pelanggan korporat. Startup tipe ini memiliki struktur pasar yang kompleks dan cenderung mengandalkan repeat sales. Tipe ini membutuhkan tim Founder yang kuat di sisi bisnis. Contoh: Oracle, salesforce, redhat. Di Indonesia: Andal Software dan Vaksincom

Sumber: Startup, Indonesia. Restituta Ajeng dan Reney Lendy. Penerbit buku Kompas.

Lampiran 10 top perusahaan startup lihat di sini http://www.olpreneur.com/2013/09/top-10-perusahaan-startup-tersukses-di.html

Pengenalan Scratch

Beberapa minggu lalu sebagai selingan saya mencoba mengenalkan pemrograman visual Scratch untuk kelas XI. Setelah konsep dasar, saya biarkan anak-anak bereksplorasi. Beberapa dari mereka senang mencoba sampai akhirnya menghasilkan sebuah games kreasi sendiri.

Untuk mencoba program Scratch silakan masuk ke situs mereka di sini, http://scratch.mit.edu

Program ini dapat dijalankan baik secara online ataupun offline.
Berbagai sumber latihan dapat diperoleh di situs ini juga. Anak-anak bisa bergabung ke dalam komunitas Scratch dan bergabung dengan teman-teman dari seluruh dunia. Mereka bisa saling berbagi pengetahuan dan belajar bersama.

Di bawah ini adalah karya games seorang murid, Raka Kelas XI IPS. Bisa dimainkan langsung loh :). Cara bermainnya, gunakan tombol panah atas dan bawah untuk menggerakkan si burung utama. Cegah agar burung lain tidak melewati area yang dibatasi oleh busur panah. Silakan mencoba :)

good job, Raka :)

Album Foto Digital

Pertemuan berikutnya untuk kelas X mengambil tema Album Foto Digital.
Belajar memodifikasi foto dan frame dengan menggunakan beberapa fitur yang telah dipelajari antara lain menu Object>Clip>Set dengan bantuan objek bebas menggunakan ikon Draw Bezier curves and straight lines. Memberi efek frame dengan menggunakan menu Filters.

Untuk frame foto minimalis namun tetap menarik dapat menggunakan menu Filters?Bevels>Raised borders. Atau dapat juga menggunakan efek Potrusions.

Berikut ini adalah beberapa karya siswa kelas X untuk album digital foto mereka.
Koleksi foto disesuaikan dengan tema yang mereka pilih sendiri.

Untuk minggu depan Ulangan Harian membuat album foto digital. Siapkan koleksi foto dengan tema tertentu (tema bebas menentukan sendiri) di flashdisk, atau di media storage lainnya.

Arsir

Arsir, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah menarik garis-garis kecil sejajar untuk mendapatkan efek bayangan ketika menggambar, melukis, dsb.

Di program Inkscape, kamu bisa memberikan efek arsir ini dengan menggunakan fitur Hatches (Rough)
Panduannya adalah sebagai berikut:
1. Buat objek (circle, square, atau pensil) yang akan dijadikan objek arsir
2. Pilih menu Path>Path Effect Editor>. Kemudian pilih Hatches(Rough) di menu Apply new effect. Klik Add.
3. Tarik ikon diamond untuk menentukan kerapatan dan arah arsiran.
Mudah, kan? :)

Untuk membuat projek berikut ini jangan lupa pelajaran fitur-fitur lainnya yang telah dipelajari ya.

Berikut ini adalah hasil karya kawan-kawanmu

Web/Blog Engine

Mata Pelajaran: Prakarya
Kelas: X

Web atau blog engine adalah aplikasi berbasis web yang digunakan untuk membuat blog atau web. Blog atau web biasanya dibuat dengan menggunakan skrip PHP atau ASP.

Blog engine yang berbasis PHP contohnya adalah wordpress.org.

Blog engine ada yang gratis dan berbayar. website yang menyediakan jasa layanan gratis contohnya wordpress.com, blogspot.com dan tumblr.com
Blog engine gratis ini sudah menyediakan skrip gratis sehingga memudahkan kita beraktivitas di blog. Kita juga tidak dipusingkan dengan berbagai skrip pemrograman.

Tentu ada perbedaan blog engine yang berbayar dan gratis. Beberapa diantaranya adalah kebebasan untuk mengkustomisasi tampilan dan fasilitas dari mesin blog yang dipilih serta keleluasaan untuk mengkoding program kita sendiri. Namun bukan berarti dengan blog gratisan kalian tidak bisa mengatur tampilan blog agar indah dan menarik hati. Tentu saja bisa, hanya tidak seleluasa dengan blog engine yang berbayar.

Materi presentasi bisa diunduh di sini.

Stop Motion

Berikut ini adalah lanjutan dari proyek akhir stop motion untuk prakarya digital beberapa kawan-kawan kalian. Silakan lihat di bawah ini ya :)

Kelas: X IIS 1
Kelompok: Nindira dan Pramudita

Tanggal: 28 Februari 2014. Kelompok: Faturahman, Hafiz, Rifqi.
Klik di sini.

Tanggal: 26 Februari 2014. Kelompok: Atika Erdyah, Cut Devi S, Melissa C.
Klik di sini.

Tanggal: 4 Maret 2014. Kelompok: M. Riandi, Rio Apriliant
Klik di sini.

Kelas: X IIS 2

Kelas: X IIS 3
Kelompok: Bayu, Ibrahim, Galang, Ali

Kelompok: Fahreyza, Joselin, Joshua

Kelompok: Ahmad Rizqi, R Fauzan, Rizky

Kelompok: Agit Desy, Annisa Azria, Vanya Andita

Tanggal: 4 Maret 2014. Kelompok: Aisya R, Nadya, Nurmeividiani.
Klik di sini.

Tanggal: 4 Maret 2014. Kelompok: Alya, Chezaria, Salsabila.
Klik di sini.

Kelas: X IIS 4

Tanggal: 1 Maret 2014. Kelompok: Ibnu Handono,
Klik di sini.

Tanggal: 4 Maret 2014. Kelompok: Arfian M, Alfawwaz R, M. Fasihal A.
Klik di sini.

Tanggal: 8 Maret 2014. Kelompok: Salsavia, Revina M, Chairunnisa.
Klik di sini

Kelas ??
Tanggal: 28 Februari 2014. Kelompok: Febrila C, Yessi Ines, Poeti Surya.
Klik di sini