Pertemuan 6: Kerajinan #2018

Kelas: X
Semester: Ganjil
TA: 2018-2019
Aspek: Kerajinan

Kompetensi Dasar:
3.3 Menganalisis sistem produksi kerajinan dengan inspirasi budaya lokal non benda dan material daerah sekitar berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat

4.3 Memproduksi kerajinan dengan inspirasi budaya berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat untuk kerajinan dengan inspirasi budaya lokal non benda dan material dari daerah sekitar

Pada pertemuan ini setiap kelompok membuat sistim produksi produk kerajinan yang akan mereka buat dalam bentuk grafis. Sistim produksi berisi alat dan bahan yang diperlukan serta teknik atau prosedur untuk produk kerajinan tersebut.

Tahap selanjutnya adalah memproduksi produk yang akan dipamerkan dan dijual dalam kegiatan Entrepreneur Day.

Berikut adalah tugas pembuatan sistim produksi dalam bentuk grafis

Pertemuan 6: Pengolahan Makanan #2018

Kelas: XI
Semester: Ganjil
TA: 2018-2019
Aspek: Pengolahan Makanan Khas Daerah

Kompetensi Dasar
3.2 Menganalsis sistem pengolahan makanan khas asli daerah (orisinil) dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat

4.2 Pengolahan, pengemasan, dan pengawetan makanan khas asli daerah (orisinil) dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Pada pertemuan ini setiap kelompok membuat sistim pengolahan makanan yang akan diolah dalam bentuk grafis. Pada sistim pengolahan makanan diuraikan alat dan bahan yang diperlukan serta teknik atau prosedur pengolahan makanan tersebut.

Pada tahap selanjutnya, produk makanan tersebut akan dijual dalam kegiatan Entrepreneur Days (yang rencananya akan diadakan berbarengan dengan kegiatan class meeting).

Berikut adalah tugas pembuatan sistim pengolahan makanan dalam bentuk grafis.




Ulangan Design Thinking

Berbarengan dengan tugas saya mendampingi tim PKWU yang berhasil mewakili DKI Jakarta untuk mengikuti lomba Fiksi Kewirausahaan di Yogyakarta pada tanggal 1-6 Oktober 2018, maka saya memberikan tugas individu kepada murid-murid saya untuk membuat design thinking. Tugas ini bertujuan untuk melihat pemahaman mereka mengenai tahapan-tahapan yang ada pada design thinking.

Setiap siswa mencari masalah yang ada di lingkungan mereka dan mencarikan solusinya. Berikut adalah beberapa hasil pekerjaan mereka.

Kelas X dan XI






Pertemuan 5: Kerajinan #2018

Kelas: X
Semester: Ganjil
TA: 2018-2019
Aspek: Kerajinan

Kompetensi Dasar:
3.2 Memahami perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal non benda (misal: cerita rakyat, mitos, simbol, tarian, pantun dan upacara adat) yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran

4.2 Menyusun perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal non benda (misal: cerita rakyat, mitos, simbol, tarian, pantun dan upacara adat ) yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran

Pada pertemuan ini masing-masing kelompok membuat rencana bisnis yang dijabarkan dalam model bisnis Lean Canvas.
Berikut adalah tugas kelompok
(foto menyusul ya, insya Allah)

Pertemuan 5: Pengolahan Makanan #2018

Kelas: XI
Semester: Ganjil
TA: 2018-2019
Aspek: Pengolahan Makanan Khas Daerah

Kompetensi Dasar
3.1 Memahami perencanaan usaha pengolahan makanan khas asli daerah (orisinil) dari bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran

4.1 Menyusun perencanaan usaha pengolahan makanan khas asli daerah (orisinil) dari bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran

Pada pertemuan ini setiap kelompok membuat rencana bisnis. Rencana bisnis dijabarkan dalam model bisnis Lean Canvas.
Berikut adalah tugas siswa pembuatan rencana bisnis untuk produk pengolahan makanan tradisional.

Design Thinking dan Model Canvas

Hari Kamis tanggal 13 September saya memberikan workshop bertema Pembekalan Pengajaran Kewirausahaan untuk Guru SMA di Wilayah Provinsi DKI Jakarta dan Kep. Seribu di Gedung Dinas Kependidikan.

Bermula dari kesempatan sekolah kami memperoleh dana bantuan dari Pemerintah untuk program kewirausahaan setahun yang lalu, program sekolah kewirausahaan yang kami rancang memperoleh apresiasi dari Bapak Husin. Beliau adalah Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang SMP/SMA di Dinas Pendidikan Prov. DKI Jakarta. Saya sendiri tidak menyangka bahwa respon yang Beliau berikan sangat positif. Selanjutnya Beliau mengajak saya dan Bu Annisa untuk bercakap-cakap mengenai keinginan Beliau menyusun buku berkaitan dengan KBM PKWU yang telah saya terapkan di SMAN 71. Dan, melalui Beliau pula saya berkenalan dengan Pak Tato, penggagas untuk kegiatan workshop ini.

Workshop ini dimaksudkan untuk memberikan pembekalan pengajaran kewirausahaan kepada guru-guru PKWU yang ada di DKI Jakarta dan Kep. Seribu. Luar biasa semangat guru-guru dari Kep. Seribu ini. Saya kagum dengan tekad dan niat mereka untuk belajar. Mereka juga aktif bertanya ketika melihat mini galeri PKWU SMAN 71 yang dipamerkan di ruangan itu. Bahkan seorang guru fisika dari Kep. Seribu kemudian membantu untuk memperbaiki proptotipe kincir angin yang sempat rusak. Terima kasih ya Pak :).

Dan, memenuhi keinginan peserta workshop, slide presentasi saya tayangkan di sini ya Bapak/Ibu Guru. Anda dapat mengunduhnya secara gratis. Semoga bermanfaat.

Terima kasih untuk semuanya. Semoga ilmu yang kami berikan bermanfaat. Amin yra.

Berikut slide,

Pertemuan 4: Pengolahan Makanan #2018

Kelas: XI
Semester: Ganjil
TA: 2018-2019
Aspek: Pengolahan Makanan Khas Daerah

Kompetensi Dasar
3.1 Memahami perencanaan usaha pengolahan makanan khas asli daerah (orisinil) dari bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran

4.1 Menyusun perencanaan usaha pengolahan makanan khas asli daerah (orisinil) dari bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran

Pada pertemuan ini siswa membuat prototipe produk pengolahan makanan yang telah mereka tentukan pada desain thinking. Prototipe dibuat dalam bentuk 3D mockup dengan menggunakan berbagai bahan seperti clay, playdough, bubur kertas, dan lain-lain. Prototipe produk disertai dengan kemasannya diposting di akun IG beserta deskripsi produk, nama anggota dan kelas.

Berikut adalah karya siswa

View this post on Instagram

▶Kang Rama, a traditional food company 🍴◀ ★★★————————————————————★★★ 🔊 Hai! Ketemu lagi, nih dengan kami. Kali ini kami akan menampilkan prototype dari produk yang akan kami produksi, yaitu coMel dan misQueen, serta kemasan yang akan digunakan. Jadi yang di atas ini adalah produk kami, yaitu coMel «comro Millenial», #ComronyaParaMillenial. coMel tidak akan seperti comro pada umumnya, karena coMel menggunakan isi-isian yang cocok di lidah kaum millenial, seperti sosis, smoked beef, telur asin, dan masih ada varian lainnya. Tapi jika kalian adalah #TeamComroOriginal, kalian tidak perlu takut karena kami juga menyediakan rasa Original. Apakah kalian #CheeseLovers?Jika iya, kami juga menyediakan coMell (double L) «comro Meller», yaitu coMel yang diberi topping tambahan berupa keju mozzarella dan parutan keju cheddar. Prototype yang kami tampilkan diatas ini adalah coMel isi sosis-mayo dan coMel isi smoked beef-telur dengan topping saus sambal dan mayo. Bagaimana menurut kalian? Jika kalian memiliki kritik, saran, komentar, ataupun pertanyaan, jangan ragu untuk memberitahu kami di kolom komentar di bawah ini, yaa… 👍 — @enggard

A post shared by KangRama.id — XI IPA 1 (@kangramaid) on

View this post on Instagram

First prototype look. @enggard

A post shared by Kue Pancong Oke (@kucong_oke) on

Pertemuan 4: Kerajinan #2018

Kelas: X
Semester: Ganjil
TA: 2018-2019
Aspek: Kerajinan

Kompetensi Dasar:
3.2 Memahami perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal non benda (misal: cerita rakyat, mitos, simbol, tarian, pantun dan upacara adat) yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran

4.2 Menyusun perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal non benda (misal: cerita rakyat, mitos, simbol, tarian, pantun dan upacara adat ) yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran

Setiap kelompok membuat prototipe produk kerajinan yang telah mereka tetapkan dalam desain thhinking dalam bentuk 3D. Prototipe tersebut kemudian diposting dalam akun IG kelompok dilengkapi dengan deskripsi produk, nama anggota kelompok dan kelas.

Tujuan dipostingnya produk dalam akun IG bertujuan untuk melakukan tes pada target pasar. Tes (story tell) adalah tahapan ke-lima pada desain thinking.

Berikut adalah karya siswa prototipe produk kerajinan dengan inspirasi budaya lokal non benda.

Pertemuan 2,3: Kerajinan #2018

Kelas: X
Semester: Ganjil
TA: 2018-2019
Aspek: Kerajinan

Kompetensi Dasar:
3.2 Memahami perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal non benda (misal: cerita rakyat, mitos, simbol, tarian, pantun dan upacara adat) yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran

4.2 Menyusun perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal non benda (misal: cerita rakyat, mitos, simbol, tarian, pantun dan upacara adat ) yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran

Masih di KD yang sama, Guru menjelaskan mengenai design thinking sebagai cara berpikir kreatif dan inovatif untuk memecahkan masalah. Siswa belajar merumuskan masalah yang ada di lingkungannya untuk kemudian dicarikan solusinya melalui produk yang akan dibuat.

Teori design thinking dapat dibaca di buku paket PKWU dari Penerbit Srikandi Empat kelas XI.



Pertemuan 2,3: Pengolahan Makanan #2018

Kelas: XI
Semester: Ganjil
TA: 2018-2019
Aspek: Pengolahan Makanan Khas Daerah

Kompetensi Dasar
3.1 Memahami perencanaan usaha pengolahan makanan khas asli daerah (orisinil) dari bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran

4.1 Menyusun perencanaan usaha pengolahan makanan khas asli daerah (orisinil) dari bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran

Masih di KD yang sama, Guru menjelaskan mengenai design thinking sebagai cara berpikir kreatif dan inovatif untuk memecahkan masalah. Siswa belajar merumuskan masalah yang ada di lingkungannya untuk kemudian dicarikan solusinya melalui produk yang akan dibuat.

Teori design thinking dapat dibaca di buku paket PKWU dari Penerbit Srikandi Empat kelas XI.

Berikut dokumentasi kegiatan siswa dan karya design thinking untuk produk pengolahan makanan khas daerah.