Karakteristik Wirausaha

Mata Pelajaran: Prakarya dan Kewirausahaan
Kelas: X

Kewirausahaan pada masa sekarang merupakan ilmu yang menggabungkan sumber daya yang dimiliki seperti pengalaman hidup, latar belakang pendidikan, jaringan pertemanan (network), informasi yang diterima, kejadian-kejadian setiap hari, dan dana baik itu berupa uang atau aset untuk dikelola dengan segala risiko yang diperhitungkan dengan matang oleh manajer risiko (risk manajer), yang digunakan sebagai modal dalam berkreasi dan berinovasi serta menciptakan perubahan dan produk yang dapat berguna bagi dirinya dan masa depannya.

Dunia kewirausahaan berperan untuk membantu program pemerintah dalam mengurangi tingkat pengangguran yang tingggi dan membantu mengatasi pengentasan kemiskinan, serta menjadi lokomotif kemajuan ekonomi suatu negara.

Karakteristik wirausaha
1. Karakteristik wirausaha yang mandiri
Seorang wirausaha harus dapat bekerja sama dengan lingkungan, keluarga, teman, atasan, bawahan, guru, sehingga akan terbentuk kebiasaan-kebiasaan yang positif yang akan menjadi sebuah karakter.

Karakter wirausaha menurut Bygrave, seorang pakar kewirausahaan yang terkenal dengan 10 D, yaitu:
a. Dream
Tidak ada wirausaha yang tidak punya mimpi, dan akan lebih sukses lagi bila mempunyai visi dan misi disertai kemampuan untuk mewujudkannya.
b. Decisiveness (ketegasan)
Setiap keputusan yang diambil selalu diperhitungkan. Kecepatan dan ketepatan merupakan faktor kunci kesuksesan bisnisnya.
c. Determination (ketetapan hati/kebulatan tekad)
Teguh hati serta memiliki tanggung jawab yang tinggi sehingga tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan
d. Dedication (pengabdian)
Seorang wirausaha yang cerdas memiliki dedikasi yang tinggi terhadap bisnisnya.
e. Devotion (kecintaan/kesetiaan)
Bisnis akan menyita banyak waktu, pikiran, tenaga, energi, fokus, dan semangat seorang wirausaha, sehingga ia harus mencintai pekerjaannya dan pandai membagi waktu.
f. Details (terperinci)
Wirausaha harus berpikir detail karena ketika menjalankan usaha, aspek keuangan dan perencanaan strategi memmerlukan pemikiran secara terperinci.
g. Destiny (nasib)
Wirausaha membutuhkan keberuntungan dan ia harus mulai berusaha untuk memprediksi kapan keberuntungan itu datang menghampirinya. TIME (time, intuition, momentum, effort) adalah waktu keberuntungan. Keberuntungan membutuhkan Timing (waktu yang tepat), Intuition (intuisi/gerak hati yang terus dilatih), Momentum (saat yang tepat), dan Effort (usaha agar timing, intuition, momentum, dan effort dapat terjadi secara bersamaan.
h. Dollars (materi/uang)
i. Distribute (menyalurkan/mendistribusikan)
Wirausaha yang baik selalu berorientasi untuk memberi dan mendistribusikan kesuksesannya, filosofinya, kepemilikannya, ilmunya, uang yang dimilikinya untuk kesejahteraan para karyawan dan tentunya mendistribusikan kemampuan, ide, saran, dan inspirasi kreatifnya untuk membantu mengembangkan bisnis agar pelanggannya senantiasa setia dan selalu membeli barang dan jasa

sumber:
Kewirausaan untuk SMK dan MAK Kelas X, Hendro, Penerbit Erlangga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *