Perbedaan Adobe Flash dan Flash Player

Adobe Flash dan Adobe Flash Player, apa bedanya?

Adobe Flash atau dikenal juga dengan macromedia Flash adalah program yang dapat digunakan untuk membuat gambar vektor atau animasi. Sedangkan Adobe Flash Player adalah nama program untuk menjalankan file animasi, film atau video.

Sederhananya, Adobe Flash digunakan untuk membuat file animasi yang kemudian dapat dibuatkan filmnya. Sedangkan Flash Player adalah program untuk menjalankan film (yang telah kita buat di Adobe Flash atau program animasi lainnya).

Jadi, kamu bisa membuat sebuah program animasi, seperti daun-daun berguguran, kapal yang diayun gelombang, burung bernyanyi, dan lain-lain (bisa dilihat di sini sebagai contoh). Atau kamu juga bisa membuat program permainan. Kemudian, program-program animasi itu dapat dilihat kembali dengan menggunakan program Flash Player. Atau, kamu juga bisa membuat sebuah video sederhana (video klip tentang musik, drama yang kamu buat dengan kawan-kawan di sekolah dan lain-lain. Kamu bisa melihat contohnya di sini) dapat menggunakan telepon genggam atau kamera dan peralatan elektronik lainnya (gadget). Video ini kemudian dapat kamu simpan dan jalankan kembali dengan menggunakan Flash Player.

Yuk, kita pelajari tahapan membuat sebuah video sederhana.

1. Mempersiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan. Misalnya, kamu ingin membuat video mengenai Pengenalan Permainan Monopoli. Nah, apa sih yang ingin kamu tampilkan dalam video itu? Apakah hanya menampilkan alat dan bahan monopoli? Atau perlu ada suara?

Contoh:

Tema: Pengenalan Permainan Monopoli

Alat dan bahan yang dibutuhkan:

a. Mempersiapkan papan monopoli.

Membuat papan monopoli. Papan monopoli bisa dibuat secara manual atau dapat juga dengan menggunakan program grafis, seperti Corel Draw, Inkscape, dan program grafis lainnya.

b. Mempersiapkan kartu atau uang atau apa saja yang dibutuhkan dalam sebuah permainan monopoli.

Membuat uang kertas Membuat uang kertas juga dapat dilakukan secara manual atau memanfaatkan program di komputer, seperti program grafis, dan lain sebagainya.

c. Skenario

Mempersiapkan skenario atau naskah untuk digunakan dalam proses rekaman

d. Kamera untuk merekam video

Mulailah merekam.

2. Jika sudah selesai, coba jalankan video yang telah kamu buat dengan menggunakan program Flash Player.

4. Jika ada isi dari video ingin diubah gunakan program editing untuk video.

Sementara ini dulu. Semoga cukup membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.