Tebak Angka

Hari ini saya memberikan siswa pilihan dari 2 permainan yang telah saya siapkan. Pertama, menebak bilangan yang dipikirkan teman. Kedua, memecahkan kode rahasia dengan menggunakan bilangan biner. Baik di kelas pertama dan kedua ternyata lebih banyak yang memilih permainan menebak angka.

Ini peraturannya:
1. Minta kawan Anda memikirkan sebuah bilangan. Bilangan itu berada pada range 1 sampai 100.
2. Kawan Anda hanya perlu menjawab ‘ya’, ‘tidak’, dan ‘pas’ jika bilangan tersebut berhasil ditebak.
3. Anda cukup bertanya 7 kali atau bahkan kurang.

Jadi, pertama kali saya meminta seorang murid untuk memikirkan sebuah bilangan. (Oya, ingatkan murid Anda untuk tidak mengubah pilihan bilangan tersebut). Kemudian, saya mengajukan pertanyaan sampai bilangan yang dimaksud berhasil saya tebak. Di kelas pertama permainan berlangsung seru. Tebakan angka pertama yang berhasil saya pecahkan membuat sebagian anak-anak mulai tertarik. Mereka pun bertepuk tangan dan meminta saya mengulanginya. Selanjutnya, anak-anak itu mulai ribut bertanya trik yang saya gunakan. Nah, ingin tahu? Ini dia trik-nya.

1. Di pelajaran minggu lalu saya sudah menerangkan tentang bilangan biner di sini. Saya meminta anak-anak mengingat deretan bilangan pangkat 2, yaitu:
bin1

2. Selanjutnya, tentukan bilangan yang kita pikirkan. Misalnya: 19

3. Beri pertanyaan (pertanyaan selalu diawali dengan bilangan yang terbesar, yaitu 64 dan dilanjutkan ke bilangan berikutnya) dengan “Apakah angkamu lebih tinggi dari 64?”. (Ingat, temanmu hanya boleh menjawab dengan ‘iya’ dan ‘tidak’). Dalam kasus ini jawaban temanmu adalah “tidak”, karena 19 lebih kecil dari 64. Jika tidak maka beri tanda 0 di bawah angka 64. Lihat di bawah ini.
bin2

4. Beri pertanyaan lagi,”Apakah lebih tinggi dari 32?”. Jawabnya adalah “tidak”, maka beri tanda 0 di bawah angka 32.
bin3

5. Ajukan pertanyaan lagi,”Apakah lebih tinggi dari 16?”. Jawabnya pasti “Iya”, karena 19 lebih tinggi dari 16, bukan? Maka beri angka 1 di bawah angka 16
bin4

6. Pertanyaan berikut,”Apakah lebih tinggi dari 24?”. Jawabannya “Tidak”, karena 19 tidak lebih tinggi dari 24. Darimana angka 24? 24 diperoleh dari 16+8. Beri angka 0 di bawah angka 8.
bin5

7. Berikutnya, “Apakah lebih tinggi dari 20?”. Jawabnya “Tidak”. Angka 20 diperoleh dari 16+4. Beri angka 0 di bawah angka 4.
bin6

8. Selanjutnya,”Lebih tinggi dari 18?”. Jawabnya “Iya”. Maka bisa dipastikan bilangan yang dipikirkan temanmu adalah 19. Mengapa? 18 diperoleh dari penjumlahan 16+2. Dan jika bukan itu jawabannya maka pasti 19, diperoleh dari penjumlahan 16+1
bin7

Cara membaca bilangan di atas:
jumlahkan bilangan desimal di atas yang diwakili oleh simbol angka 1 dalam bilangan biner, yaitu: 16+2+1=19

Mudah, bukan? Tapi jangan salah dibutuhkan ketelitian dan konsentrasi yang cukup tinggi agar tebakan angka kita berhasil ditebak. Di kelas berikutnya saya agak lambat menebak bilangan yang disodorkan murid. (Pelajaran nomor 1: Kalau memberikan permainan jangan di labkom. Agak mengganggu konsentrasi saya melihat perhatian anak-anak yang terpecah-belah). Selain itu guru tidak selalu benar, bukan? Tapi tidak boleh asal juga, Bu Guru… Hehehe.

Satu hal yang menarik minat siswa, katakan kepada mereka bahwa Anda bisa menebak bilangan 1-100 yang mereka pikirkan dengan hanya bertanya 7 kali bahkan kurang. Biasanya anak akan berkomentar,”masa sih, Bu?”

Oya, sebenarnya batasan bilangan di atas bisa sampai 1-128 tapi sebagai latihan cukup 100. Jika sudah lancar boleh menaikkan range bilangan menjadi 1000. Dengan demikian maka bilangan desimal yang dibutuhkan adalah 512 (2^9). Dan, katakan kepada siswa atau kawan Anda, untuk menebak range angka 1-1000 itu Anda hanya cukup bertanya 10 kali atau kurang. Keren, kan? -_-

Jadi, masih ingat mengapa kamu belajar bilangan biner? Ayo, jangan lupa ya 🙂

Thanks buat partner yang sudah memberi ide ini kepadaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published.