Mengajarkan akhlak melalui permainan

Akhlak menurut kamus besar bahasa indonesia ialah budi pekerti, tingkah laku. Setiap agama mengajarkan bagaimana seorang hamba bertingkah laku yang luhur. Ber-akhlak mulia kepada Tuhan,  kepada sesama manusia, dan terhadap makhluk hidup lainnya.

Ramadhan ini saya kebagian tugas untuk mengisi acara pesantren kilat di sekolah. Tema yang saya pilih adalah akhlak kepada sesama manusia. Berbekal buku dan artikel yang saya peroleh dari internet, saya ingin mengemas materi ini melalui sebuah permainan. Sepertinya asyik, tapi saya malah bingung memilah jenis permainan apa yang akan saya berikan kepada mereka. Pertimbangannya sederhana, permainan tidak boleh terlalu menguras fisik, dan bisa dimainkan oleh semua anak.

Ada satu permainan yang sedang saya pertimbangkan. Saya dapatkan dari buku Teknik-Teknik yang Berpengaruh di Ruang Kelas. Nama permainannya Daftar Keunggulan. Langkah permainannya sebagai berikut:

Guru meminta setiap siswa menuliskan nama lengkapnya pada selembar kertas kosong di bagian atas kertas. Setelah itu siswa menuliskan salah satu kelebihan dirinya di bawah tulisan nama. Siswa kemudian mengumpulkan kertas tadi kepada guru. Guru membagikan kertas kembali kepada siswa secara acak, sehingga setiap siswa akan mendapakan kertas milik temannya. Selanjutnya siswa harus menuliskan satu kelebihan temannya (si pemilik kertas yang dipegangnya) kemudian memberikannya kepada teman di sebelahnya, demikian seterusnya. Pada akhir sesi, siswa diminta membaca dalam hati daftar kelebihan dirinya masing-masing. Teknik ini dapat memberi pengaruh yang besar pada diri siswa karena mereka menyadari bahwa temannya dapat menerima diri mereka dengan baik dan terutama karena setiap anak dapat melihat kelebihan diri masing-masing. Tujuan permainan ini diharapkan berkembangnya sikap ramah tamah, saling menolong dan kerja sama. (Memang tidak cukup sekali dilakukan, tapi mudah-mudahan ini dapat dijadikan langkah awal untuk memperkuat ikatan dalam kelas).

Kira-kira permainan di atas sudah cukup mewakili tema di atas belum ya? Adakah ide permainan lain yang bisa saya berikan? Thanks sebelumnya.

7 thoughts on “Mengajarkan akhlak melalui permainan

  1. Ersis Warmansyah Abbas

    Itu dia, dah bagus. Soal terletak pada guru, mau apa tidak kreatif? Saya pikir dari satu permaian ini dapat dikekmbangkan berbagai varian, baik model atau pu isi. Contoh: Setia anak menceritakan ide kreatif yang pernah dilakukan lalu yang lain ngomen. Banyak deh.

    Dari guru kreartif akan ‘lahir’ murid kreatif. Ingat contoh tulisan saya tentang: Ali memukul anjing, anjing dipukul Ali (ribuan anjing dipukul di kelas-kelas di Indonesia); Ini ibu Budi, Budi tidak berbudi. Guru yang membeo contoh melahirkan murid membeo.

    Reply
  2. zulfikar

    menarik Bu Enggar. saya juga punya usul. tiap temen2nya mungkin bisa menyebutkan kelebihan temannya secara lisan dalam sebuah kelompok kcil, mungkin 10 orang-an. kalo keadaannya memungkinkan.

    menurut saya tujuan untuk meningktkan tali silaturahni itu dapat lebih mudah dicapai dengan cara ini (cara ini digunakan guru PKn saya waktu SMP)

    Reply
  3. Enggar Post author

    Ersis:
    Setuju, Pak. Lebih banyak variannya tentu akan lebih menarik, bukan?
    Fikar:
    Thanks Fikar, bisa dicoba usulannya nih.

    Reply
  4. rose-ita

    aq dah pernah praktek games itu sebelum baca tulisan di atas. manfaaat yang aq dapet, jadi lebih tahu tentang aq sendiri (kelebihan n kekurangan)juga jadi tau opini temen ttg aq. pastinya nambah kebaikan deh insyaAllah

    Reply
  5. Alifia

    Saya sudah pernah memainkan games itu di kelas dan memang menyenangkan juga. Di kelas 3 pelajarn PKN topiknya mengenai harga diri. Salah satu topik adalah bagaimana mengenali diri sendiri. Setiap orang (termasuk saya ikutan main hehehe..) saya tugaskan menulis kelebihan dan kekurangan dirinya sendiri di selembar kertas, sementara itu di baliknya setiap orang harus menulis kelebihan dan kekurangan salah seorang lain. Dikocok biar semuanya kebagian.

    Anak yang dapet menilai saya menuliskan beberapa kekurangan saya salah satunya adalah pelupa, sakit-sakitan dan miskin. Yah namanya juga anak-anak SD kelas 3 he… Saran sang anak kepada saya adalah agar saya membuat pengingat di hape atau membuat daftar yang ditempel di pintu (biar pas mau berangkat ngajar, inget apa yang musti dibawa). Dia juga menyarankan saya untuk tidak sering-sering minum es dan menyimpan persediaan vitamin C.

    Permainan yang menyenangkan… 🙂

    Reply
  6. poed2

    seru y…memang dengan permainan anak akan lebih cepat menangkap materi yang kita sampaikan.BTW,ada yang bisa kasih aku ide tentang permainan yang cocok buat pelajaran pkn dan ips dikelas 1 SD?

    Reply
  7. fatmah

    aqu jga pngen dksih ide tntang permainan yang cocok buat pelajaran pkn,ips,dan plbj

    Reply

Leave a Reply to Ersis Warmansyah Abbas Cancel reply

Your email address will not be published.